Melihat Proses Pembuatan Tauco Tertua di Cianjur

Kompas.com - 10/10/2019, 12:28 WIB
Tauco Cap Meong, merek tauco terkenal yang berasal dari Cianjur, berdiri sejak 1880 resep dan cara pembuatan masih mengunakan cara tradisional dan tidak dirubah sejak awal. Kompas.com / Gabriella WijayaTauco Cap Meong, merek tauco terkenal yang berasal dari Cianjur, berdiri sejak 1880 resep dan cara pembuatan masih mengunakan cara tradisional dan tidak dirubah sejak awal.


CIANJUR, KOMPAS.com - Tauco sering ditemukan di dapur sebagai bumbu penyedap makanan yang memiliki rasa yang khas. Tauco terbuat dari kacang kedelai yang telah difermentasi.

Sebelum sampai ke dapur-dapur rumah dan restoran sebagai bumbu pelengkap, proses pembuatan tauco memakan waktu hingga tiga bulan lamanya.

Baca juga: Mencicipi Swike Purwodadi, Sup Kodok dengan Tauco

Rombongan media trip 'Perempuan Penggiat Ekonomi' dari Permata Bank berkesempatan mengunjungi pusat produksi Tauco Cap Meong di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (9/9/2019).

Kompas.com berkunjung ke pusat produksi Tauco Cap Meong di Jalan Gunung Lanjung KM 5 Cugenang, Kabupaten Cianjur. Di sini, kita bisa melihat langsung proses pembuatan tauco.

Stefany Tasma, sebagai pewaris usaha Tauco Cap Meong, membagikan cerita perjalanan kacang kedelai hingga menjadi tauco.

Tidak dapat dipungkiri bahwa Tauco Cap Meong sendiri menjadi salah satu ikon Kabupaten Cianjur. Malahan, Tauco Cap Meong seakan mampu mendatangkan wisatawan ke kota Cianjur.

Ada banyak wisatawan yang datang ke Cianjur khusus untuk membeli tauco ini. Ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh saat berkunjung ke Cianjur. Untuk membeli tauco, bisa mampir ke tokonya di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 160.

Tak heran karena Tauco Cap Meong adalah merek tauco yang terkenal dari Cianjur. Tauco Cap Meong sudah berdiri sejak tahun 1880.

Inilah tauco tertua dan disebut-sebut sebagai pelopor tauco di Cianjur. Stefany Tasma sendiri merupakan keturunan keempat dari pendiri Tauco Cap Meong.

Proses Pembuatan Tauco

Bahan utama dalam pembuatan tauco adalah kedelai. Tauco Cap Meong mengunakan kedelai impor pilihan sebagai bahan dasar dari bumbu dengan citarasa asin itu.

“Kedelai yang diimpor dipilih manual satu-satu, biasanya satu karung tidak semua kedelai yang punya kualitas bagus, jadi memang harus dipilih terlebih dahulu. Biasanya tercampur dengan batu,” jelas Stefany di tempat pembuatan Tauco Cap Meong di daerah Cijedil, Cianjur, Jawa Barat, Rabu, (09/10/2019).

Setelah melewati proses pemilihan kedelai yang berkualitas, selanjutnya proses penjemuran di bawah sinar matahari. Proses penjemuran dilakukan kurang lebih satu minggu, sampai kedelai benar-benar kering.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X