Kompas.com - 11/10/2019, 08:00 WIB
Benteng Martello yang ada di Pulau Kelor nampak dari kejauhan, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Nicholas Ryan AdityaBenteng Martello yang ada di Pulau Kelor nampak dari kejauhan, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (10/10/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com – Kota Jakarta tidak hanya bicara soal kemacetan, hiruk pikuk perkantoran, pemerintahan, dan bisnis. Di balik itu semua, kota megapolitan punya pilihan wisata alam dan sejarah yang terletak di Kepulauan Seribu.

Sebagai satu-satunya kabupaten di Jakarta, Kepulauan Seribu menjadi primadona wisata di Jakarta. Wisatawan dapat berkunjung dan menjelajahi pulau-pulau menggunakan perahu.

Tahukah kamu, jika Kepulauan Seribu ternyata tak benar-benar berjumlah 1.000 melainkan 110 pulau. Itu merupakan salah satu fakta dari salah satu pemandu wisata Taman Arkeologi Onrust, Rosadi.

Kamu bisa menikmati tiga pulau yang ada di Taman Arkeolog Onrust yaitu Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir. Cukup dengan merogoh kocek Rp 120.000 dari Dermaga Muara Kamal, kamu bisa menikmati paket perjalanan ke tiga pulau tersebut. Biaya ini juga sudah termasuk tiket kapal motor, tiket masuk ke pulau, serta makan dan minum.

Berikut rekomendasi tiga pulau di Kepulauan Seribu yang Kompas.com datangi dalam setengah hari yang dimulai pukul 10.45 WIB, Kamis (10/10/2019) dari Dermaga Muara Kamal:

Tembok Bertuliskan Pulau Kelor akan menyambut wisatawan ketika berkunjung ke sini, Kamis (10/10/2019).Nicholas Ryan Aditya Tembok Bertuliskan Pulau Kelor akan menyambut wisatawan ketika berkunjung ke sini, Kamis (10/10/2019).

1. Pulau Kelor

Kompas.com tiba di destinasi pertama yaitu Pulau Kelor sekitar pukul 11.35 WIB setelah menempuh perjalanan menggunakan KM Sinar Jaya 1 kurang lebih 50 menit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pesona pulau ini begitu indah dan sarat akan sejarah. Terlebih ketika kamu melihat satu benteng besar bernama Martello.

Benteng Martello ini merupakan peninggalan Belanda yang dibangun oleh para pekerja Indonesia pada tahun 1850. Awalnya benteng ini dibangun bertujuan untuk pertahanan laut Kota Batavia dan juga sebagai menara pengawas.

Benteng Martello yang menjadi primadona sisa-sisa peninggalan kolonial Belanda di Pulau Kelor, Kamis (10/10/2019).Nicholas Ryan Aditya Benteng Martello yang menjadi primadona sisa-sisa peninggalan kolonial Belanda di Pulau Kelor, Kamis (10/10/2019).

Kamu bisa melihat benteng ini terbuat dari batubata, berbentuk bundar, dan berdiameter 2,50 meter. Konon asal nama Kelor dari kata daun kelor yang memiliki bentuk lebar daun nan kecil.

Di Pulau Kelor ada pantai berpasir putih yang akan memanjakan mata. Kamu bisa berswafoto bersama keluarga, kerabat, atau pun pasangan ketika berkunjung ke sini. Tak lupa, pulau ini juga sering dijadikan tempat foto prewedding dan pernikahan.

Kamu juga bisa memasang tenda dan berkemah di pulau ini, dengan catatan harus membawa tenda sendiri. Pulau Kelor dibuka untuk 24 jam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

BrandzView
Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Travel Update
Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Travel Update
Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Travel Update
KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

Travel Update
Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Jalan Jalan
Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Travel Tips
5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

Jalan Jalan
4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.