Kompas.com - 15/10/2019, 21:05 WIB
Salah satu kariawan Tauco Cap Meong sedang melakukan Proses perebusan kedelai, proses berjalan selama 5 hingga 6 jam. Kompas.com / Gabriella WijayaSalah satu kariawan Tauco Cap Meong sedang melakukan Proses perebusan kedelai, proses berjalan selama 5 hingga 6 jam.

 

Hari Pertama

Sabtu pagi, berangkat dari Jakarta sekitar jam 06.00 WIB. Hal ini bertujuan untuk menghindari kepadatan volume kendaraan dan menyebabkan kemacetan. Bila berangkat tepat waktu, perkiraan tiba sampai Cianjur sekitar pukul 10.00 WIB.

Tujuan pertama bisa menuju ke tempat pembuatan Tauco Cap Meong, di Jl. Gunung Lajung KM 5 Cugenang, Kab. Cianjur.


Di Tauco Cap Meong, kamu melihat perjalanan tauco dari biji kedelai hingga dikemas dalam botol dan siap diperjualbelikan. Proses yang dilakukan masih tradisional.

Kamu juga bisa membawa pulang Tauco Cap Meong yang legendaris dari Cianjur.

Baca juga: Cerita Tauco Cap Meong Cianjur, Umurnya Lebih dari 1 Abad

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari Tauco Cianjur, kamu bisa merapat ke Restoran Ikan Bakar Cianjur. Restoran Ikan Bakar Cianjur ini berbeda dengan yang ada di kota-kota lain karena menghadirkan suasana Sunda yang pekat.

Kamu bisa menikmati makanan khas Sunda sambari menikmati pemandangan gunung yang asri di Restoran Ikan Bakar Cianjur. Hidangan yang patut dicoba adalah nasi liwet, gurame pesmol, dan tumis pucuk labu.

Baca juga: Manisan Mulia Sari, Manisan Legendaris di Cianjur Sejak Tahun 1950-an

Setelah puas makan siang, berburu makanan penutup dengan rasa manis bisa jadi . Kamu bisa mengunjungi manisan Mulia Sari Cianjur yang berada di Jalan Hos Cokroaminoto no. 205, Cianjur.

Pegawai Manisan Ny Tan, Mulia Sari sedang mengemas salah satu manisan.KOMPAS.com / Gabriella Wijaya Pegawai Manisan Ny Tan, Mulia Sari sedang mengemas salah satu manisan.

Toko manisan ini menjual manisan buah seperti mangga, kedondong, salak dan lain-lain. Rasa manisan ini sungguh menggugah selera.

Rasa segar dari buah dipadupadankan dengan rasa manis gula pasir dapat membuat penikmatnya ketagihan. Manisan Mulia Sari dijual dari harga Rp 40.000 hingga Rp 100.000.

Setelah puas memakan manisan, kamu bisa bersantai di Alun-alun Kota Cianjur. Kamu bisa bersantai duduk di bawah pohon yang rindang dengan menikmati segelas es jeruk kelapa muda yang dijual sangat banyak di sana.

Masjid besar di Alun-alun Cianjur dengan patung Al Quran di depannya.KOMPAS.com/ DOK HUMAS PEMKAB CIANJUR Masjid besar di Alun-alun Cianjur dengan patung Al Quran di depannya.

Banyak pedagang makanan yang menjajakan jajanan ringan seperti cilok, siomay dan telur gulung. Setelah bersantai di Alun-Alun Kota Cianjur, kamu bisa langsung check-in hotel.

Untuk rekomendasi penginapan di Cianjur ada beberapa hotel seperti Shine BNB, TW Hotel, dan Bydiel Hotel. Harga menginap mulai dari Rp 300.000 per malam. Hotel-hotel tersebut masih berada di sekitar pusat Kota Cianjur dan mudah untuk diakses.

Setelah check-in dan selesai membersihkan tubuh, waktunya untuk makan malam. Untuk makan malam jangan lewatkan untuk menyantap Sate Maranggi Ma Nunung yang berada di Jalan K. H. Ashari Nomor 13, Solokpandan, Cianjur.

Baca juga: Uniknya Sate Maranggi Cianjur, Dimakan Bersama Ketan dan Nasi Kuning

Sate Maranggi memiliki keunikan yaitu disantap mengunakan nasi uduk dan ketan. Sate maranggi tidak seperti sate biasanya yang disajikan dengan bumbu kacang tetapi sate ini diselimuti bumbu dari kecap, cuka dan ketumbar yang dihaluskan.

Rasa manis dan gurih serasa satu piring sate maranggi dan ketan atau nasi uduk tak cukup. Sate maranggi Ma Nunung buka pada jam 07.00 sampai jam 23.00 WIB.

Sate maranggi Ma Nunung dapat dikunjungi di jalan K. H. Ashari No.13, Solokpandan, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.