Menpar Arief Yahya Luncurkan Calendar of Events 2020

Kompas.com - 15/10/2019, 23:35 WIB
Salah satu penari Festival Gandrung Sewu dok. Humas BanyuwangiSalah satu penari Festival Gandrung Sewu


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Calendar of Events 2020 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (15/10/2019). Hadir pula sejumlah Kepala Daerah dan Kepala Dinas Pariwisata dari seluruh Indonesia.

Calendar of Events 2020 merupakan salah satu program strategis Kemenpar dalam mempromosikan destinasi pariwisata melalui events untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara serta menggerakkan wisatawan nusantara agar berwisata di Indonesia.

Arief mengatakan penyelenggaraan event mutlak untuk disusun dalam CoE dan menjadi penting bagi wisatawan agar mudah mengetahui event-event pariwisata di setiap daerah.

"Daerah yang menggelar event pariwisata jadi dikenal oleh wisatawan dunia dan menarik wisatawan untuk mengetahui destinasi di daerah itu," kata Arief dalam acara peluncuran CoE di Kemenpar, Jakarta, Selasa (15/10/2019) malam.

Selain itu, Arief juga berharap agar setiap daerah serius dalam menyusun dan menggarap berbagai event yang termasuk dalam 100 CoE.

"Kami harapkan daerah serius menyusun dan menggarap event-event yang masuk dalam 100 CoE 2020 agar bisa mendatangkan wisman lebih banyak lagi ke Indonesia," ujar Menpar.

Senada dengan Arief, Ketua Pelaksana Peluncuran CoE 2020, Esti Reko Astuti mengatakan hadirnya CoE 2020 ini seluruh pihak yang ikut berperan dapat berkomitmen untuk melaksanakan event-event bersama ini dengan baik.

"Kita semua saya kira harus komit untuk melaksanakan bersama-sama dengan baik. Kami juga berharap ini bisa terus terlaksana, tapi juga harus masuk dalam program pemasaran 2020," kata Esti.

Lanjut Esti, awal dari program CoE ini berasal dari arahan Presiden Joko Widodo saat Sail Tomini tahun 2015.

Acara launching Calender of Event 2019 di Kementerian Pariwisata, Jakarta.KOMPAS.com / NICHOLAS RYAN ADITYA Acara launching Calender of Event 2019 di Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Kala itu, Presiden Jokowi berharap agar penyelenggaraan event di Indonesia mempunyai standar nasional dan internasional dalam kemasannya, baik dari segi koreografi, arrangement music, maupun penataan kostum.

CoE Wonderful Indonesia pertama kali dibuat tahun 2017, namun kurator belum dihadirkan ketika itu. Kemenpar hanya meminta usulan Top 3 Events dari masing-masing provinsi.

Kemudian di tahun selanjutnya, penentuan CoE wajib menggunakan kriteria 3C yaitu Cultural atau Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment.

Adapun kurator diisi oleh para kurator profesional di bidangnya seperti Taufik Rahzen untuk Cultural value, Eko Supriyanto, Denny Malik, Heru Prasetyo untuk Creative Value, Don Kardono untuk Communication atau media value, serta Jacky Mussry untuk Commercial atau economic value.

Ratusan event peristiwa yang diusulkan daerah dari 34 provinsi di seluruh Indonesia kemudian dikurasi oleh Tim Kurator Kemenpar untuk ditetapkan sebagai 100 CoE Wonderful Indonesia 2020. Dari 100 event tersebut kemudian dipilih lagi menjadi Top 10 CoE 2020.

Keseluruhan event yang masuk dalam CoE 2020 akan mendapatkan pendampingan dan dukungan promosi media serta dukungan penyelenggaraan pada saat event berlangsung.

Hal ini dilakukan agar memiliki nilai jual yang lebih menarik bagi wisatawan untuk berkunjung di tiap daerah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X