Kompas.com - 19/10/2019, 19:56 WIB

Chairman Bali Hotels Association, Ricky Putra mengatakan Menteri Pariwisata yang ideal memiliki ide terobosan, visi ke depan, dan juga solusi untuk masalah yang ada.

"Harapan kita tentu bisa memberikan input dan solusi bersama-sama karena daerah itu juga tak bisa dilepaskan program kerja dari pemerintah pusat," jelas Ricky saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/102019).

Baca juga: 10 Wisata Gratis Instagramable di Bali

Ricky berharap Menteri Pariwisata 2019-2024 dapat mengevaluasi kekuatan dan kelemahan masing-masing destinasi, meninjau target wisata Bali, dan program untuk mencapai target tersebut.

"Bagaimana menteri yang ditunjuk, berkoordinasi dengan otoritas Bali untuk betul-betul bekerja sama bahu membahu untuk memberikan hasil yang positif, bagaimana situasi (pariwisata) baik sebelum, sekarang, setelahnya, dan Bali tetap jad idola," jelasnya.

Tak lupa Ricky menyebutkan program pemasaran pariwisata dari Menteri Pariwisata Arief Yahya yang sudah baik dan ia berharap program-program tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astwa, mengatakan siapapun Menteri Pariwisata yang terpilih diharap dapat memiliki kemampuan manajerial yang mengikuti perkembangan zaman dan mampu bersaing dengan negara lain.

"Menteri Pariwisata (ideal) yang bisa memenuhi target presiden dari segi kunjungan pariwisata, kualitas turis, dan penataan dalam segala aspek," kata dihubungi Kompas.com, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Sepanjang 2019, Kunjungan Wisman ke Bali dari Sejumlah Negara Meningkat

Tak lupa, lanjutnya, sosok tersebut bisa memperhatikan aspek destinasi, industri, pemasaran, dan lembaga dalam pengelolaan pariwisata khususnya di Bali.

"Harapannya tidak muluk, semoga bisa me-manage (mengatur) lebih baik dan (Bali) bisa jadi akses untuk turis lebih banyak lagi serta mendatangkan devisa yang nantinya untuk kemajuan bersama," jelas Putu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.