Kompas.com - 20/10/2019, 20:35 WIB
Sate bandeng khas Banten ARBAIN RAMBEYSate bandeng khas Banten

 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

R A B E G K A M B I N G . Masakan kambing ini merupakan sajian tradisional khas Banten. Bentuknya bak perpaduan antara tongseng dan semur. Di Cilegon, umumnya isi rabeg bukanlah daging, melainkan jerohan kambing. Banyaknya rempah di santapan inilah yang tampaknya melenyapkan aroma prengus kambing yang kerap mengganggu. Tak luput juga, teknik memasak yang benar. Kuah gurih agak legit ini menonjolkan kekuatan sereh dan lengkuas, mengantar daging kambing ke mulut sambil merengek minta ditemani nasi putih. . Konon, di Banten sendiri, santapan ini seringnya tampil pada saat Idul Adha, pada acara kumpul keluarga di rumah. Menariknya, saya sendiri baru berkenalan dengan rabeg ini di @restaurantnusantara beberapa bulan lalu. Jadilah menu ini tampil di acara beer pairing lunch @beergembira akhir pekan lalu. Tebak, bir mana yang cocok disandingkan dengan rabeg? ???? . #food #bite_chew #KisahRasaIndonesia #CintaMakananIndonesia #RasaIndonesia #Indonesia #Banten #rabeg #goat #meat #carnivore #soup #tasty #spicy #foodpics #foodporn #nomnom #foodie #instafood #foodstagram #UbudFood #Ubud #BaliFood #Bali #beerpairing #beergembira #TahuBatasnya

A post shared by Ade Putri Paramadita ???? (@misshotrodqueen) on Nov 1, 2018 at 11:18pm PDT

2. Rabeg

Jika kamu berkunjung ke Banten, tak lengkap rasanya kalau tak mencicipi hidangan khas untuk para sultan Banten.

Masyarakat Banten biasa menyebut makanan akulturasi Arab-Banten ini dengan nama rabeg.

Bahan baku utamanya adalah daging dan jeroan kambing, yang dalam bahasa Jawa dialek Serang atau Jawa Serang disebut wedhus.

Bicara rasa, kamu akan merasakan manis pedas seperti semur bercampur tongseng, tetapi kaya rempah-rempah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu warung yang menyediakan rabeg adalah warung makan di daerah Magersari, Jalan Raya Serang-Cilegon, tepat di depan Rumah Tahanan Serang. Depan rumah makan itu tertulis “Rabeg Khas Serang”.

Selain itu kamu juga bisa menemukan rabeg di Perancis, singkatan dari Perempatan Ciruas di Jalan Raya Serang-Jakarta.

Untuk bisa mencicipi satu porsi rabeg, kamu cukup menyediakan uang Rp 10.000-Rp 15.000. 

Rabeg juga bisa ditemui di warung-warung makan khas Sunda-Banten, salah satunya di rumah makan Emak Haji di bilangan Ciceri, Serang.

Setiap hari, warung makan tersebut menyediakan menu rabeg dengan harga Rp 7.000 untuk satu porsi.

Selengkapnya di artikel Mencicipi Hidangan Khas Sultan Banten

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tips Berkunjung ke Wisata Gunung Blego via Magetan

7 Tips Berkunjung ke Wisata Gunung Blego via Magetan

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Merapi Park Terbaru 2021, Keliling Dunia di Lereng Merapi

Jam Buka dan Harga Tiket Merapi Park Terbaru 2021, Keliling Dunia di Lereng Merapi

Jalan Jalan
9 Tips Naik KA Jarak Jauh Selama PPKM Mikro, Cari Gerbong Sepi!

9 Tips Naik KA Jarak Jauh Selama PPKM Mikro, Cari Gerbong Sepi!

Travel Tips
Aturan Wisata ke Spanyol Terbaru Juni 2021, Sudah Sambut Turis Asing

Aturan Wisata ke Spanyol Terbaru Juni 2021, Sudah Sambut Turis Asing

Travel Update
Tiket KA Jarak Jauh Jadi Lebih Mahal karena Tes Covid-19, GeNose Jadi Primadona

Tiket KA Jarak Jauh Jadi Lebih Mahal karena Tes Covid-19, GeNose Jadi Primadona

Jalan Jalan
Pengalaman Naik KA Jarak Jauh saat PPKM Mikro 1-14 Juni 2021, Stasiun Tetap Ramai

Pengalaman Naik KA Jarak Jauh saat PPKM Mikro 1-14 Juni 2021, Stasiun Tetap Ramai

Jalan Jalan
Persiapan Travel Corridor Arrangement Bali Sudah 85-90 Persen

Persiapan Travel Corridor Arrangement Bali Sudah 85-90 Persen

Travel Update
Catat, Daftar Hotel Bersertifikasi CHSE di 5 Destinasi Super Prioritas

Catat, Daftar Hotel Bersertifikasi CHSE di 5 Destinasi Super Prioritas

Jalan Jalan
Hari Purbakala: Melihat Lukisan Goa Tertua di Dunia yang Ternyata Ada di Indonesia

Hari Purbakala: Melihat Lukisan Goa Tertua di Dunia yang Ternyata Ada di Indonesia

Jalan Jalan
9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X