Jalur Pendakian Gunung Ranti dan Jalur Ijen Masih Ditutup

Kompas.com - 21/10/2019, 12:13 WIB
Kebakaran hutan Gunung Ranti terlihat dari Tawonan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Kebakaran hutan tersebut menyebabkan jalur pendakian Gunung Ijen ditutup sementara serta diperkirakan empat pendaki masih terjebak di puncak. ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYAKebakaran hutan Gunung Ranti terlihat dari Tawonan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Kebakaran hutan tersebut menyebabkan jalur pendakian Gunung Ijen ditutup sementara serta diperkirakan empat pendaki masih terjebak di puncak.


JAKARTA, KOMPAS.com – Jalur pendakian Gunung Ranti dan jalur Ijen ditutup untuk batas waktu yang belum ditentukan.

Hal ini akibat kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (19/10/2019). Gunung Ranti dengan ketinggian 2.601 mdpl itu berada di perbatasan wilayah Bondowoso dan Banyuwangi.

Baca juga: Kebakaran Hutan, 4 Pendaki Terjebak di Gunung Ranti Banyuwangi

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Yanuarto Bramuda, kondisi terkini dari Gunung Ranti masih diliputi oleh angin kencang dan suhu panas yang tinggi.

“Kondisi angin kencang dan panas yang tinggi serta banyak pohon bertumbangan,” kata Yanuarto ketika dihubungi Kompas.com, Senin (21/10/2019).

Baca juga: 5 Tips Berwisata ke De Djawatan Hutan Lord of The Rings di Banyuwangi

Kebakaran masih terjadi hingga hari Senin 21 Oktober 2019. Yanuarto menuturkan angin kencang dan suhu panas mengakibatkan api menjalar dari areal Gunung Ranti ke arah pintu pendakian Ijen.

Ia juga mengabarkan bahwa hingga saat ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur terkait masih terus mengupayakan pemadaman di Gunung Ranti.

“Tim BPBD dan pihak terkait masih di sana terus upayakan pemadaman sampai saat ini,” ujar Yanuarto.

Pantai Pulau Merah Kamis (18/8/2016) salah satu destinasi wisata di Banyuwangi airnya berubah menjadi coklat karena bajir lumpur sejak seminggu terakhir.Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati Pantai Pulau Merah Kamis (18/8/2016) salah satu destinasi wisata di Banyuwangi airnya berubah menjadi coklat karena bajir lumpur sejak seminggu terakhir.

Bagi para pendaki yang tidak bisa mendaki Gunung Ranti, Yanuarto memberikan beberapa rekomendasi destinasi wisata alternatif lainnya di Banyuwangi seperti Bunder, Pulau Merah, Geopark Alas Purwo, Suko Made, Teluk Hijau, Teluk Biru, dan Pulau Tabuhan.

Baca juga: 4 Pantai Indah di Banyuwangi, Yuk Kunjungi

“Kalau gunung yang bisa dinaiki adalah Gunung Raung, sudah dibuka kembali,” tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X