Kompas.com - 28/10/2019, 21:05 WIB


KOMPAS.com - Netizen Malaysia sempat meluncurkan komentar pedas setelah hasil survei yang diadakan oleh Majalah CEOWORLD, The World’s 50 Best Cities For Street Food-Obsessed Travellers dirilis beberapa waktu lalu.

Baca juga: Netizen Malaysia Protes, Tidak Masuk Daftar Kota dengan Street Food Terbaik

Kemarahan netizen Malaysia memuncak saat mengetahui bahwa Negeri Jiran tidak masuk ke daftar makanan jalanan terbaik.

Mereka beranggapan bahwa street food Malaysia memiliki keunggulan tersendiri sehingga sangat disayangkan jika tidak masuk dapam daftar The World’s 50 Best Cities For Street Food-Obsessed Travellers.

Bahkan sampai ada netizen Malaysia yang mengklaim makanan jalanan Malaysia lebih baik dari Singapura. 

"Dear @ceoworld, have you heard about Malaysia? We have much better street food than Singapore. (Apakah pernah dengan tentang Malaysia, kami punya makanan jalanan lebih baik dari Singapura)," tulis akun @TheRafey, Rafizal or Rafey.

Sebagai negara multikultural, makanan jalanan Malaysia memang menghadirkan cita rasa khas India, China, dan Melayu. Berikut rekomendasi enam street food atau makanan jalanan di Malaysia yang unik dan memikat hati penikmatnya:


1. Roti Tisue dan Roti Canai

Roti Canai ditemani Teh Tarik di Warung Bunana, Jalan Raya Uluwatu II, Jimbaran, Bali.EKA JUNI ARTAWAN Roti Canai ditemani Teh Tarik di Warung Bunana, Jalan Raya Uluwatu II, Jimbaran, Bali.

Roti Tisue dan Roti Canai merupakan street food Malaysia yang dipengaruhi oleh budaya India. Roti cane (canai) adalah sejenis roti gepeng dibuat dengan cara diputar hingga tipis, kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak. BBisa pula dengan menebarkan adonan setipis mungkin di atas panggangan.

Baca juga: Nikmatnya Roti Canai di Perbatasan, Silakan Bayar Pakai Rupiah atau Ringgit

Biasanya dihidangkan dengan kare yang berisi daging kambing atau sapi. Sedangkan roti tisue sendiri adalah roti yang sangat tipis dan sangat renyah.

Berbeda dengan roti canai roti tisue berbentuk lingkaran yang disajikan dengan mengerucut dan diatasnya ditaburi dengan macam-macam toping. Keju, coklat, susu kental manis biasanya menjadi pelengkap roti tisue.


2. Nasi Lemak

Seporsi nasi lemak ayam rendang, di kedai Nasi Lemak Gandaria.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Seporsi nasi lemak ayam rendang, di kedai Nasi Lemak Gandaria.

Jika Indonesia punya nasi uduk, maka Malaysia punya nasi lemak. Bentuk dari kedua hidangan ini memang sangat mirip dan dari segi rasa serta penyajiannya sangat mengecohkan mata sehingga susah untuk membedakannya.

Baca juga: Ini Bedanya Nasi Uduk dengan Nasi Lemak

Namun, jika berkunjung ke Negeri Jiran jangan lupa untuk mencicipi hidangan satu ini. Perbedaan nasi lemak dengan nasi uduk terletak di lauk.

Di Malaysia nasi lemak wajib menggunakan lauk dengan bumbu rendang. Bisa rendang ayam, ataupun rendang daging sapi. Selain itu nasi lemak juga dilengkapi dengan sambal teri kacang, dan telur balado.

3. Roti John

Roti John dengan oriental sauce, salah satu menu yang dikembangkan Hafizh.www.johnfresh.com Roti John dengan oriental sauce, salah satu menu yang dikembangkan Hafizh.

Sreet food lainnya yang harus di coba adalah roti John. Jika dilihat dari bentuknya, roti John terdiri dari roti baguette lunak dengan isian seperti telur dadar, sayuran, ham, daging cincang, sosis, rempah-rempah, serta campuran saus sambal dan mayonnaise.

Baca juga: Dengan Roti John, Hafizh Gapai Sukses di Usia Muda

Roti ini menjadi makanan jalanan yang sering dicari di Malaysia. Sebutan "John" berasal dari panggilan orang Malaysia kepada orang kulit putih atau orang Inggris yang dulu sempat menjajah negara itu.

Roti John merupakan adaptasi dari kebiasaan orang Inggris yang sering memakan roti dengan telur dan bawang bombay. Hanya saja roti john mengadaptasi dengan teknik masak yang berbeda.  

4. Rendang

Rendang, makanan favorit di Restoran Padang.
 KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Rendang, makanan favorit di Restoran Padang.

Sering menjadi perebutan, rendang memang mudah ditemui di Malaysia dan Indonesia. Namun, tidak ada salahnya jika sedang berpergian ke Malaysia kamu mencoba rendang Malaysia agar paham perbedaan cita rasa dan tekstur dari rendang Indonesia.

Baca juga: Hanya dengan Melihat, Inilah Ciri-ciri Rendang Enak

Rendang Malaysia menggunakan daun salam koja. Sehingga, rasa yang dihasilkan jauh lebih kuat dan punya karakter. Soal tekstur rendang Malaysia memiliki tekstur yang lebih empuk.
Berbanding terbalik dengan rendang Indonesia yang memiliki serat daging lebih tebal.

Namun, rendang Malaysia terlihat jauh lebih kering dan tak berminyak seperti kebanyakan rendang di Indonesia.

 

5. Ipoh Hor Fun


Hidangan mie Malaysia ini diciptakan oleh masyarakat Tionghoa di Perak, yang keturunan imigran Kanton yang mengimpor keunikan kulinernya ke semenanjung Melayu.

Saat kamu memesan Hor Fun di Ipoh, kamu akan mendapatkan semangkuk mi datar yang dilumuri kaldu ayam dan udang manis, lalu dihias dengan cengkeh, daging ayam, dan udang.

6. Hokkien Mee


Pengaruh dari imigran Hokkien dari provinsi Fujian di China untuk masakan Malaysia, adalah Hokkien mee disajikan dengan varian berbeda di beberapa daerah di Malaysia.

Hokkien mee di Kuala Lumpur menggunakan mie kuning telur yang direbus dalam kecap hitam.

Hasilnya adalah saus berwarna cokelat gelap yang kemudian di lengkapi dengan daging babi, cumi, hati babi, udang, lemak babi, dan choi sum, bersama dengan sedikit sambal belacan untuk tendangan pedas.

Versi Penang dimasak dalam stok udang harum, dengan daging babi, ayam, dan udang segar ditambahkan ke dalam campuran. Sup ini kemudian dihias dengan kue ikan, iga babi, cumi-cumi, daun bawang, udang dan jeruk nipis. Jadi ada baiknya umat Islam tidak menyantap hokkien mie di Malaysia, karena jarang ada yang halal. 

Baca juga: Bukan Ibu-ibu, yang Gemar Berebut Rendang adalah Indonesia dan Malaysia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Jalan Jalan
 Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Longsor Lagi, Jalur Utama Yogyakarta-Gunungkidul Ditutup Sementara

Travel Update
Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.