Menikmati Sepeda dan Nyasar di Kota Kecil Jepang, Kanazawa

Kompas.com - 29/10/2019, 06:00 WIB
bersepeda di Kanazawa, Jepang Azwar Ferdian/Kompas.combersepeda di Kanazawa, Jepang

 

KANAZAWA, KOMPAS.com - Menikmati suasana berbeda di luar negeri bisa dilakukan dengan beragam cara. Apalagi bila kita berkunjung ke kota yang tidak lazim didatangi turis.

Salah satu kota kecil di Jepang yang cukup asing di telinga orang Indonesia adalah Kanazawa. Kota di bagian barat Jepang ini ternyata menarik untuk dinikmati. Suasana kota yang santai, tidak terlalu sibuk seperti Tokyo.

Jangan bayangkan kota kecil ini seperti di desa. Banyak gedung-gedung tinggi yang berdiri, serta outlet-outlet brand fashion terkenal. Minimarket sangat mudah ditemui, bahkan warung kopi yang cukup terkenal asal Amerika Serikat juga terbilang ada di setiap sudut.

Baca juga: Kebiasaan Unik Orang Jepang Saat Musim Panas, Bisa Dicontoh Nih

bersepeda di Kanazawa, JepangAzwar Ferdian/Kompas.com bersepeda di Kanazawa, Jepang

Nah, untuk menikmati keindahan kota Kanazawa yang tenang, keliling menggunakan sepeda adalah pilihan menarik.

Ada banyak rental sepeda yang tersedia di Kanazawa, dan kamu bisa memilih model sepeda konvensional atau sepeda dengan bantuan tenaga listrik. Harganya sekira 1.500 yen (Rp 193.000) per hari. Cukup terjangkau bukan? ketimbang naik taksi yang terkenal sangat mahal di Jepang.

Baca juga: Mengenal Kunai di Museum Ninja Pertama Jepang

Sepeda ini bukan sepesa biasa, melainkan sudah dibantu tenaga listrik. Jadi penggunanya tinggal menggowes saja, nanti baterai akan membantu memberikan tenaga dorong. Mirip sistem hybrid pada kendaraan bermotor.

penyewaan sepeda di Kanazawa, JepangAzwar Ferdian/Kompas.com penyewaan sepeda di Kanazawa, Jepang

Kota Kanazawa sangat menarik untuk dijelajahi. Jangan takut nyasar, kamu tinggal bertanya kemana arah stasiun Kanazawa, dan di situlah pusat kotanya. Kayuh sepeda melewati gang-gang kecil dan rumah khas Jepang, mirip perumahan Nobita di film kartun legendaris Doraemon.

Di sini ada jalur khusus pesepeda baik di jalan utama atau jalan kecil. Sepeda dilarang naik ke trotoar karena berpotensi menabrak pejalan kaki. Kontur geografis tanpa tanjakan serta turunan dan suasana yang sejuk, menambah semangat untuk mengkayuh sepeda menyusuri kota.

Puas berkeliling, kamu bisa sekadar mampir ke mini market yang banyak di sudut kota. Bila ingin mencari minuman pelepas dahaga, bisa manfaatkan vending machine yang menyediakan minuman hangat dan dingin seharga 150 yen sampai 200 yen atau setara Rp 19.000-Rp 25.000 saja. 

Baca juga: Jepang Serba Mahal? Ini 5 Hal yang Murah di Jepang

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X