Mamam Yuk! Kuliner Khas Medan, Persatuan Lewat Makanan

Kompas.com - 29/10/2019, 17:00 WIB
Kompas Video Berlibur ke Medan, rasanya tak lengkap bila tak menyicipi kuliner khasnya yang bervariasi.


JAKARTA, KOMPAS.com -
 Sumpah Pemuda setiap tahun dikenang pada 28 Oktober. Tepat tanggal tersebut tahun 1928, pemuda dari berbagai daerah di Indonesia bersumpah untuk bersatu dalam tanah air, bangsa, dan bahasa yang satu yaitu Indonesia.

Ikrar tersebut terbilang penting untuk Indonesia sampai saat ini. Latar belakang masyarakat Indonesia yang beragam, membuat ikrar Sumpah Pemuda menjadi sebuah perekat. 

Di Medan, Sumatera Utara persatuan juga dirayakan lewat hal unik, yakni makanan.

Makanan, terkesan sederhana tetapi sebenarnya jadi perekat persatuan yang paling mudah ditemui sehari-hari. 

Kota niaga ini sejak lama terkenal sebagai tempat tinggal masyarakat lintas etnis. Mereka berinteraksi satu sama lain lewat perdagangan, tak terkecuali jual beli makanan.

Baca juga: Makanan Khas Medan, Ini 5 Kuliner Legendaris Medan Wajib Coba

Kompas.com lewat program Mamam Yuk! mengulik lebih jauh makanan khas Medan.

Siapapun yang berkunjung ke Medan akan dengan mudah menemukan makanan khas Melayu, Tionghoa, dan India.

Makanan khas Karo dan Melayu di Rumah Makan Islam Marikena, Medan.Kompas.com/Silvita Agmasari Makanan khas Karo dan Melayu di Rumah Makan Islam Marikena, Medan.

Uniknya lagi makanan ini disantap dan dijual oleh penjual lintas etnis. Misalnya penjual makanan Melayu ternyata orang Tionghoa, atau penjual camilan khas Tionghoa ternyata adalah orang Melayu.

Bahkan di satu rumah makan, tim Kompas.com menemui para penjual linats etnis yang dengan rukun berjualan bersama selama puluhan tahun.

Inilah yang membuat Medan pada akhirnya istimewa. Bukan cuma soal variasi makanan yang beragam melainkan juga kisah di baliknya.

Yuk tonton Mamam Yuk! Kuliner Khas Medan, Sumatera Utara. Video ada di atas.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Sunyi Bunyi, Lukisan Enam Kisah Obyek Bersejarah di Karawang

Jalan Jalan
Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Tour de Borobudur Kembali Digelar, Ajak Pesepeda dari Ragam Profesi

Whats Hot
Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Cari Hotel Murah? Ada Promo Hotel Mulai Rp 99.000 dari Tiket.com

Promo Diskon
Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Staycation di Palembang, Hotel Berbintang Hanya Rp 300.000

Promo Diskon
Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Travel Agent TN Tanjung Puting Terpaksa Jual Kelotok, Babak Belur Dihantam Pandemi

Whats Hot
Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Wisata Banjarmasin Ditarget Tutup Sampai Akhir Tahun

Whats Hot
KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

KAI Bagi-bagi Tiket Gratis dan Diskon 75 Persen, Simak Cara Dapatnya

Promo Diskon
Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Eropa Buka Perbatasan untuk Beberapa Negara, Indonesia Belum Diizinkan

Whats Hot
Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Di Mana Bandara Paling Sibuk Selama Pandemi Covid-19?

Whats Hot
Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Wisata ke Pantai Duta Wisata Lampung, Beli Ikan Segar dari Nelayan

Jalan Jalan
Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Wisata Bukit Lawang Sumut, Lihat Orangutan hingga Masuk Goa Kelelawar

Jalan Jalan
Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Dilarang Berenang, Ini Aktivitas Wisata Menarik di Pantai Goa Cemara

Travel Tips
Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Dilarang Berenang di Pantai Selatan Yogyakarta, Apa Alasannya?

Whats Hot
Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Catat, Ini Sanksi Pendaki Gunung Sindoro jika Buang Sampah Sembarangan

Whats Hot
Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Benarkah Pendaki Gunung Sindoro Wajib Bawa Surat Kesehatan dari Basecamp?

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X