Siap-siap, Tour de Borobudur Ke-19 Lintasi 6 Obyek Wisata di Jateng

Kompas.com - 01/11/2019, 17:20 WIB
Bangunan Gereja GPIB Immanuel atau lebih populer disebut Gereja Blenduk difoto dari udara, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2014). Gereja yang berada di kawasan kota tua Semarang ini dibangun tahun 1753. Kristianto Purnomo-Fikria HidayatBangunan Gereja GPIB Immanuel atau lebih populer disebut Gereja Blenduk difoto dari udara, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2014). Gereja yang berada di kawasan kota tua Semarang ini dibangun tahun 1753.

SEMARANG, KOMPAS.com - Pesta bersepeda terbesar di Jawa Tengah, Samba Tour de Borobudur 2019, bakal digelar pada 2-3 November 2019.

Sebanyak 1.700 pesepeda, baik lokal maupun mancanegara, telah mencatatkan diri meramaikan kegiatan rutin yang digagas komunitas sepeda Samba Bikers Semarang itu.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng R Rachmadi mengatakan, rute Tour de Borobudur akan menyinggahi enam obyek wisata di Jawa Tengah mulai dari start.

Pada etape pertama, mengambil start pukul 05.30 dari Gereja Blenduk Semarang-Alun-alun Demak-Api Abadi Mrapen-Balaikota Salatiga dan finis di De Tjolomadoe Karanganyar yang diikuti 500 peserta.

Pada etape kedua yang diikuti 1.700 peserta, start dari De Tjolomadoe Karanganyar-Kompleks Candi Prambanan dan finis di Kompleks Candi Borobudur.

"Peserta Tour de Borobudur selalu bertambah dari tahun ke tahun karena selalu menawarkan pengalaman rute-rute baru dan tantangan di setiap etapenya," kata Sinoeng saat dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019).

Candi Borobudur dilihat dari Puncak Surloyo, Kulon Progo, DIY dari jarak sekitar 4,96 kilometer.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Borobudur dilihat dari Puncak Surloyo, Kulon Progo, DIY dari jarak sekitar 4,96 kilometer.

Dijelaskan, Tour de Borobudur merupakan salah satu event olahraga sepeda paling konsisten yang diselenggarakan di Indonesia.

Event yang digagas Samba (Semarang Bicycle Association) itu telah memasuki tahun ke-19 dan menjadi salah satu agenda paling dinanti para pesepeda.

"Pada awalnya penyelenggaraan event ini hanya digelar sehari. Peserta bersepeda dari Semarang menuju Candi Borobudur di Magelang. Format event diubah sejak 2016, dilaksanakan dua hari dengan rute yang selalu berbeda-beda," tandasnya.

Dalam event yang menempuh jarak sekitar 265 kilometer itu, sebanyak 3.500 personel polisi akan turut mengamankan jalannya kegiatan karena akan melintasi 11 daerah di wilayah Polda Jateng.

Pabrik Gula Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019) yang telah direvitalisasi menjadi tempat wisata dan kawasan komersial. Kini namanya berubah menjadi De Tjolomadoe.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pabrik Gula Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019) yang telah direvitalisasi menjadi tempat wisata dan kawasan komersial. Kini namanya berubah menjadi De Tjolomadoe.

Sementara itu, Kepala Bagian Pembinaan Operasional Biro Operasi Polda Jateng AKBP Artanto menjelaskan, ada titik-titik yang menjadi fokus pengamanan, yaitu wilayah Grobogan dan Demak.

"3.500 personel itu gabungan dari Polda dan Polres. Kami minta kepada masyarakat untuk memberikan ruang bagi para peserta tur saat melintas. Beri mereka support," katanya.

Koordinator Tour de Borobudur 2019 Hendra Dharmanto menambahkan, untuk menggantikan kemasan plastik, panitia akan menyediakan spot pengambilan minum (water station) di setiap titik pemberhentian.

"Snack juga bebas kemasan plastik. Kami nanti banyak membuat water station. Jadi konsep go green-nya kena, bebas sampah sembari menikmati alam Jawa Tengah," ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X