Kompas.com - 02/11/2019, 11:50 WIB

KOMPAS.com - Sepanjang pesisir selatan dari Manggarai Timur terdapat enam pantai yang layak dikunjungi wisatawan.

Pantai-pantai ini cocok untuk berwisata pantai sambil mandi di air laut serta menikmati keindahan pantai berpasir putih.

Baca juga: Menikmati Rumput Laut Hinga Mbeta yang Langka Khas Flores Rongga

Ada sejumlah pantai yang sudah masuk dalam peta perjalanan wisata dunia. Yang paling terkenal di seluruh Eropa dan sering dikunjungi wisatawan mancanegara adalah Pantai Mbolata.

Namun bagi warga Flores Barat dan Timur, bukan hanya Mbolata yang dikunjungi untuk menikmati suasana pantai serta melepaskan kelelahan di akhir pekan.

Ada sejumlah pantai sebagai alternatif untuk dikunjungi yang berada di deretan pesisir selatan dari Manggarai Timur, di antaranya Pantai Mabaruju, pantai sekitar sawah garam, Mbolata, Mausui, serta padang penggembalaan Mausui.

Warga dari Etnis Rongga memiliki hidangan khas masyarakat setempat dari sumber daya alam kelautaan. namanya hinga mbeta atau rumput laut, Rabu, (16/10/2019). (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Warga dari Etnis Rongga memiliki hidangan khas masyarakat setempat dari sumber daya alam kelautaan. namanya hinga mbeta atau rumput laut, Rabu, (16/10/2019). (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

Ada pula Pantai Watu Kodi, Nangarawa, Ghore ghare hingga di Pantai Lian Mbala yang berada di perbatasan Kelurahan Tanahrata dengan Kota Ndora, Kecamatan Borong.

Namun semua pantai ini masih tersembunyi dan belum dikembangkan serta dipromosikan secara luas. Hanya orang lokal dari Manggarai Timur dan warga Pulau Flores yang menikmati keindahan alam di sepanjang Pantai Selatan.

Akses jalan ke pantai-pantai ini sebagian besar masih berupa jalan tanah. Sepanjang pesisir selatan itu, wisatawan juga menikmati matahari terbenam serta matahari terbit.

Baca juga: Pantai Mbolata dan Mausui Jadi Tujuan Wisata di Flores

Betul-betul pantai sangat indah di sisi selatan dari Manggarai Timur. Pantai-pantai ini bahkan tak jauh dari jalan Transflores Labuan Bajo-Flores Timur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Manggarai Timur, Yos Marto saat dihubungi Kompas.com, melalui telepon selulernya, Jumat, (19/10/2019) menjelaskan, pantai pesisir selatan mulai dari Waengga hingga perbatasan dengan Kabulaten Manggarai di bagian selatan sudah masuk dalam rencana tata ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Warga Etnis Rongga di Kelurahan Tanahrata, Kec. Kota Komba, Kab. Manggarai Timur, Flores, NTT, Rabu, (16/10/2019) sedang mengambil hinga mbeta di pantai selatan untuk dihidangkan. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)KOMPAS.com/MARKUS MAKUR Warga Etnis Rongga di Kelurahan Tanahrata, Kec. Kota Komba, Kab. Manggarai Timur, Flores, NTT, Rabu, (16/10/2019) sedang mengambil hinga mbeta di pantai selatan untuk dihidangkan. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

Rencananya akan dijadikan sebagai jalan strategis Nasional. Jalan strategis nasional itu menghubungkan tiga Kabupaten (Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat) yang berada di sisi selatan dari kawasan Flores Barat.

"Draf akhir dari RTRW Provinsi sudah dibahas. Tinggal pengesahan dari DPRD Provinsi untuk lanjutnya diajukan kepada Pemerintah Pusat," katanya.

"Jika sudah menjadi jalan strategis Nasional maka akses jalan di sisi selatan dari Flores Barat akan perbaiki. Jalan ini juga untuk menjawab bahwa Labuan Bajo sudah ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata (KSP)," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

Jalan Jalan
Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Jalan Jalan
Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Travel Update
Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Travel Update
Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Travel Update
Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Travel Update
Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Travel Update
Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Travel Update
Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Travel Update
Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Jalan Jalan
Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Travel Tips
Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Travel Update
Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Travel Update
Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Travel Update
Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.