Kompas.com - 03/11/2019, 10:15 WIB
Ilustrasi makanan pedas AlexPro9500Ilustrasi makanan pedas

JAKARTA, KOMPAS.com - Makanan pedas biasanya jadi favorit banyak orang, terutama di Indonesia. Cabai dan sambal tidak pernah jauh dari makanan orang Indonesia.

Kesukaan masyarakat Indonesia terhadap makanan pedas ini jadi salah satu sebab banyak festival makanan pedas. 

Salah satu festival makana pedas yang sedang diggelar adalah Rumah Penyembah Pedas alias Rumbadas yang diadakan di Teras Berlian, Blok M Square, pada 2-3 November 2019.

Di festival Rumbadas ini, kamu bisa menemukan 30 tenant yang menjual beragam makanan pedas dan minuman menyegarkan. Cocok banget untuk kamu para pecinta pedas.

Namun bagaimana kalau kamu tidak terlalu kuat pedas, alias penyantap pedas pemula?

Tenang saja, kamu juga tetap bisa jajan di festival makanan pedas. 

Untuk kamu penyantap pedas pemuka, bisa melakukan beberapa hal ini agar bisa tetap aman menikmati makanan pedas: 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Rumah Penyembah Pedas Hadir di Blok M Akhir Pekan Ini, Cocok untuk Pencinta Pedas

1. Request Tingkat Kepedasan

Sekarang ini makanan pedas biasanya memiliki tingkat kepedasan. Kamu bisa memanfaatkan ini untuk mencoba tingkat ketahanan pedasmu.

Awalnya kamu bisa minta pada penjual untuk memberikan level terendah. Jika kamu bisa mengatasinya, kamu bisa terus menambah level pedasmu.

Seperti di festival Rumbadas ini, beberapa tenant makanan menyediakan level kepedasan yang bisa kamu atur sesukamu. Misalnya, bakso aci dan pentol ceker yang bisa disesuaikan tingkatnya.

2. Coba Perlahan

Ketika mulut mulai terasa panas saat makan pedas, biasanya refleks kita adalah makan dengan cepat. Eits, coba dulu deh untuk makan secara perlahan.

Selain untuk mengurangi risiko tersedak, itu juga bisa mengurangi sensasi pedas di mulut kamu dan membiasakanmu terhadap rasa panas di mulut.

Baca juga: Seperti Apa Sambal Goreng yang Digemari Oleh BJ Habibie?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.