Daftar Wisatawan Mancanegara Paling Banyak Berkunjung ke Indonesia 2019

Kompas.com - 03/11/2019, 16:46 WIB
Wisatawan berfoto bersama seorang penari Jaranan Buto Banyuwangi di kawasan perbelanjaan Lot 10, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (3/9/2016). Tarian itu ditampilkan oleh para tenaga kerja Indonesia yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) ini menjadi bagian dari penari yang terlibat dalam ajang Indonesia Street Festival yang digelar Kementerian Pariwisata untuk menarik minat wisatawan Malaysia berkunjung ke Indonesia. KOMPAS/HERPIN DEWANTO PUTROWisatawan berfoto bersama seorang penari Jaranan Buto Banyuwangi di kawasan perbelanjaan Lot 10, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (3/9/2016). Tarian itu ditampilkan oleh para tenaga kerja Indonesia yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) ini menjadi bagian dari penari yang terlibat dalam ajang Indonesia Street Festival yang digelar Kementerian Pariwisata untuk menarik minat wisatawan Malaysia berkunjung ke Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik merilis Laporan Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional September 2019.

Laporan tersebut merangkum jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia periode Januari-September 2019 yang mencapai 12,27 juta.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan 2,63 persen dibanding jumlah kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari-September 2018 yang berjumlah 11.96 juta kunjungan.

Baca juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sulawesi Utara Melesat Berkat Drama

Dari banyaknya kunjungan tersebut, wisatawan Malaysia tercatat sebagai wisman paling banyak berkunjung ke Indonesia. Periode Januari-September 2019, ada 2,34 juta kunjungan (19,07 persen) wisatawan Malaysia.

Disusul kunjungan wisatawan China 1,61 juta kunjungan (13,14 persen),
Singapura 1,40 juta kunjungan (11,45 persen), Australia 1,02 juta kunjungan (8,28 persen), dan Timor Leste 927,1 ribu kunjungan (7,56 persen).

Tahun ini wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase kenaikan paling tinggi, yaitu sebesar 17,54 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (Januari September 2019).

Sedangkan wilayah ASIA selain ASEAN memiliki persentase penurunan paling besar, yaitu sebesar 9,86 persen.

Pintu masuk wisman ke Indonesia

Bali, tepatnya lewat Bandara Ngurah Rai masih menjadi pintu masuk utama wisman ke Indonesia. Total ada 4.651.334 wisman masuk dari Ngurah Rai.

Disusul dari Bandara Soekarno Hatta dengan total 1.870.771 wisman, Juanda 185.372 wisman, Kualanamu 181.510 wisman, dan Husein Sastra Negaraa 115.140 wisman.

Total ada 7.396.533 wisman yang masuk dari pintu udara Indonesia dari Januari-September 2019. Sedangkan dari pintu laut total ada 3.136.044 wisman, dan pintu darat 1.737.520.

Dari pintu laut, wisman terbanyak masuk dari Batam sebanyak 1.431.166 wisman, Tanjung Uban sebanyak 475.487 wisman, dan Tanjung Pinang sebanyak 129.411 wisman.

Sedangkan dari pintu darat, wisman terbanyak masuk dari Atambua sebanyak 72.526, Papua sebanyak 41.425 wisman, dan Entikong 16.392 wisman.

Kementerian Pariwisata pada 2019 ditargetkan mendatangkan 20 juta wisman. Masih ada tiga bulan untuk memenuhi 7,7 juta kedatangan wisman.

Baca juga: Melihat Karakteristik Wisatawan Mancanegara di Kuta Bali

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X