Itinerary 1 Hari Penuh di Medan, dari Tempat Wisata sampai Tempat Makan

Kompas.com - 05/11/2019, 13:00 WIB
Masjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara. Kompas.com/Silvita AgmasariMasjid Raya Al Mashun di Medan, Sumatera Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika bertanya kepada orang Medan, wisata apa yang bisa dilakukan di dalam kota mereka akan dengan cepat menjawab, "Wisata kuliner!".

Bukan tanpa sebab, Medan lebih dikenal sebagai kota niaga. Sedangkan untuk berwisata, orang Medan biasanya lebih memilih berkunjung ke Berastagi, Danau Toba, atau Tangkahan. Malah orang Medan juga biasa pelesir sampai Aceh atau Sumatera Barat.

Namun tak perlu bingung, wisata dalam kota di Medan juga sangat menyenangkan. Selain makanan yang lezat, kota ini punya rumah ibadah yang terbuka bagi wisatawan.

Jadi sambil berwisata kuliner, kamu juga bisa berwisata toleransi di Medan. Berikut ini adalah ide rencana perjalanan atau itinerary di Medan, satu hari penuh. Bisa jadi pilihan jika ingin berkunjung ke Medan.

Baca juga: Makanan Khas Medan, Ini 5 Kuliner Legendaris Medan Wajib Coba

Sebelumnya ketahui dulu transportasi ke Medan

- Kisaran tiket transportasi ke Medan dari Jakarta

Jika diasumsikan dari Jakarta, perjalanan paling mudah menggunakan pesawat. Kompas.com berkunjung ke Medan menumpang maskapai Batik Air dan pulang menumpang maskapai Citilink.

Cara termudah belilah tiket pesawat di agen perjalanan online seperti Tiket.com. Selain mudah memantau harga tiket, manfaatkan promo khusus dan promo bank dari Tiket.com.

Tiket pesawat ke Medan dari Jakarta dengan harga normal (bukan high season) mulai Rp 1 juta- Rp 3 juta. Maskapai yang melayani penerbangan ke Medan ada Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink, dan Sriwijaya Air.

- Dari Bandara Kualanamu ke Kota Medan

Cari termudah menuju Kota Medan dari Bandara Kualanamu gunakan kereta bandara. Sebab kereta bandara di Medan terbilang sangat strategis, sampai ke pusat kota langsung.

Harga tiket kereta bandara dari Kualanamu ke Medan dipantau per November 2019 Rp 50.000 sekali jalan. Dari Stasiun Kereta Bandara Medan perjalanan bisa dilanjutkan dengan transportasi online.

Memulai petualangan di Medan

1. Sarapan dulu yuk

Orang Medan doyan sarapan dengan makanan berat dan lengkap, contohnya soto dan bihun bebek. RM Soto Sinar Pagi merupakan salah satu rumah makan soto legendaris.

Buka sejak 1960an, dengan pilihan soto sapi satau ayam. Di sana juga ada penjual pecel dan sop sapi jika tidak ingin makan soto sapi. Alamat rumah makan ini di Jalan Sei Deli.

Sedangkan bihun bebek legendaris adalah Bihun Bebek Kumango Asie, buka sejak 1930an. Jelang siang biasanya bihun sudah habis sebab bihun dengan suwiran bebek royal dan kaldu bebek asli ini banyak diincar orang.

Bihun Bebek Asie Kumango berada di Jalan Kumango Nomor 15, Kesawan.

Kuil Sri Veeramakaliamman, Kuil Hindu tertua di Singapura.DINI KUSMANA MASSABUAU Kuil Sri Veeramakaliamman, Kuil Hindu tertua di Singapura.

2. Berkunjung ke Little India

Selesai sarapan, pergilah ke kawasan Little India di Medan. Di sana terdapat Kuil Shri Mariamman, tepatnya di Jalan Teuku Umar Nomor 18.

Siapapun boleh berkunjung, tetapi ada batas suci yang tak boleh dilewati dan tidak boleh menggunakan sepatu. Jadi bertanyalah pada umat atau petigas mengenai batas suci kuil. Ingat jangan berisik dan berpakaianlah dengan sopan.

Selesai dari Kuil Shri Mariamman, kamu bisa membeli aneka rempah dan kain sari khas India di kawasan Little India Medan. Jika masih lapar, bisa juga ngemil roti canai yang dijual di banyak rumah makan di sana.

Baca juga: 6 Jenis Martabak di Medan, Sudah Pernah Coba Semua?

3. Berkunjung ke Tjong A Fie Mansion

Dari Little India, lanjutkan perjalanan ke Jalan Jendral Ahmad Yani Nomor 105. Di sana terdapat rumah seorang taipan Medan zaman dulu, Tjong A Fie.

Ia terkenal sebagai sosok dermawan dan tokoh lintas etnis di Medan. Rumahnya sampai saat ini terawat dengan baik dan penuh dengan barang antik bersejarah.

Ada jasa pemandu jika ingin tahu sejarahnya lebih jauh. Rumah ini juga sangat cantik, sayang bila ke Medan tak berkunjung ke sini.

Restoran Tip Top di Medan.Kompas.com/Silvita Agmasari Restoran Tip Top di Medan.

4. Ngemil di Tip Top

Di seberang Tjong A Fie Mansioan ada Restoran Tip Top yang buka sejak 1929. Jika masih kenyang, kamu bisa membeli es krim dan kue tart jadul di Bakery Tip Top.

Saking ikoniknya Tip Top, restoran ini bukan sekedar tempat makan tetapu juga jadi tempat wisata wajib kunjung saat di Medan.

Baca juga: Gereja Katolik dengan Bangunan Mirip Kuil Hindu di Medan

5. Berkunjung ke gereja yang seperti kuil Hindu

Ada gereja Katolik yang menyerupai kuil Hindu di Medan, namanya Graha Maria Annai Velangkanni. Loaksinya terbilang cukup jauh, dapat ditempuh setengah jam berkendara dari pusat Kota Medan.

Namun jangan sampai dilewatkan, karena tampilan gereja ini terbilang unik dan satu-satunya di Indonesia. Gereja ini merupakan lambang toleransi umat beragama dan lintas etnis di Medan.

Semua umat agama boleh masuk ke gereja, asalkan tetap menjaga ketenangan karena banyak orang yang berbibadah. Lokasi gereja ini di Taman Sakura Indah, Jalan Sakura II Nomor 7-10, Tanjung Selamat, Medan.

Perjalanan masih berlanjut...

Makanan khas Karo dan Melayu di Rumah Makan Islam Marikena, Medan.Kompas.com/Silvita Agmasari Makanan khas Karo dan Melayu di Rumah Makan Islam Marikena, Medan.

6. Makan siang di RM Islam Marikena

Rumah makan ini menjual makanan khas Karo campur Melayu sejak 1962. Ada beberapa makanan unik seperti arsik dan ayam cipera. Sesuai namanya, tentunya rumah makan ini dijamin halal.

Terbilang sulit menemukan rumah makan khas Karo yang halal di Medan, jadi rumah makan ini dapat jadi alternatif.

Rumah Makan Islam Marikena beralamat di Jalan Jamin Ginting Nomor 94, Kwala Bekala.

7. Berkunjung ke Majid Raya Medan

Masjid Raya Al Mashun adalahs alah satu ikon Kota Medan. Masjid ini berusia 110 tahun, dengan desain yang sangat unik dan cantik

Desain masjid menggabungkan arsitektur Melayu, Spanyol, dan India. Khusus perempuan, pakaialah pakaian tertutup untuk berkunjung ke masjid. Petugas meminjamkan hijab jikan tidak membawa.

Sama seperti rumah ibadah lain, jaga ketengan selama di masjid karena banyak orang beribadah. Lokasi Masjid Raya Al Mashun di Jalan Sisingamangaraja Nomor 61.

Baca juga: Berkunjung ke Masjid Berusia 110 Tahun di Medan, Masjid Raya Al Mashun

8. Makan malam di RM Pondok Gurih

Saatnya makan malam, rumah makan rekomendasi berikutnya adalah RM Pondok Gurih di Jalan Borgjend Katamso Nomor 33A.

Rumah makan ini menjual makanan khas Melayu dengan gulai kepala ikan sebagai andalan. Semua lauk akan dihidangkan ketika maakn di restoran ini, jadi ada baiknya bersantap ramai-ramai agar tamabh seru.

Selesai sudah perjalanan satu hari penuh di Medan, Sumatera Utara. Masih ada tempat wisata dan rumah ibadah lain yang dapat dikunjungi seperti Istana Maimun atau Klenteng Gunung Timur atau Maha Vihara Maitreya, vihara terbesar di Medan.

Untuk tempat makan tentunya ada lebih banyak pilihan di Medan yang dapat ditelusuri. Jangan khawatir pilihan makanan di Medan juga sangat variatif baik untuk makanan halal maupun makanan non halal. Selamat berualang di Medan!

Baca juga: Mamam Yuk! Kuliner Khas Medan, Persatuan Lewat Makanan

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X