Hati-hati Saat Beli Tiket Taman Safari Bogor, Ada Penipuan Online

Kompas.com - 05/11/2019, 14:00 WIB
Patung replika dua panda raksasa asal China dengan latar rancangan arsitektur dan taman bertema budaya oriental di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) diperkenalkan ke publik pada November 2017. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPatung replika dua panda raksasa asal China dengan latar rancangan arsitektur dan taman bertema budaya oriental di Istana Panda Indonesia, Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/11/2017). Sepasang panda, Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) yang berasal dari pengembangbiakan di China Wildlife Conservation Association (CWCA) diperkenalkan ke publik pada November 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan merebak kasus penipulan online yang mengatasnamakan Taman Safari Indonesia (TSI).

Modus pelaku adalah menawarkan e-voucher tiket Taman Safari Bogor dengan promo diskon yang besar sehingga banyak korban yang tergiur.

Menurut Marketing Communication Manager Taman Safari Bogor, Abi Febrian, awalnya karena ada laporan dari korban ke pihak Taman Safari Bogor.

"Mereka mempertanyakan sudah transfer ke rekening tertentu tapi belum dapat tiket," katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Baca juga: Tiga Bayi Bison Eropa dan Amerika Hadir di Taman Safari Prigen

Jadi, lanjut Abi, para korban mulanya tidak menyadari sudah terjadi penipuan. Setelah diusut, para korban melakukan pembelian melalui iklan di Instagram dan Facebook yang kemudian diarahkan ke website palsu.

"Website palsu ini menyerupai website resmi kami," tutur Abi.

Salah satu penipuan awal adalah website m-tamansafari.com. Modusnya adalah menggunakan virtual account yang bernama PT Taman Safari Indonesia.

Pihak Taman Safari Indonesia menunjukkan website palsu yang melalukan penipuan online atas nama TSI, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/11/2019)Dok. Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi Pihak Taman Safari Indonesia menunjukkan website palsu yang melalukan penipuan online atas nama TSI, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/11/2019)

"Banyak yang merasa yakin karena rekeningnya bernama Taman Safari, padahal itu virtual account," jelas Abi.

Website palsu tersebut kemudian dilaporkan ke pihak hosting dan dilakukan pemblokiran. Namun pada 12 September 2019 kembali muncul dengan alamat web www.temansafari.com.

Setelah melakukan pemblokiran kembali, pada 13 September 2019, muncul kembali website palsu bernama www.bogor-tamansafari.com

Juga ada penipuan dengan Shopee Pay dan bank lain...

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Jalan Jalan
Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Makan Makan
Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Makan Makan
Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Makan Makan
Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Jalan Jalan
Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Makan Makan
Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Makan Makan
Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Whats Hot
Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Makan Makan
Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Makan Makan
Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X