Kompas.com - 07/11/2019, 07:45 WIB
SANDERS

SYDNEY, KOMPAS.com - Padang pasir dan unta selama ini seolah-olah sudah menjadi trade mark negara-negara Timur Tengah.

Padahal di negara-negara lain, antara lain Australia, jumlah hewan tersebut juga lumayan banyak. Saking banyaknya, di negeri benua ini unta bahkan dianggap sebagai hama.

Jika menilik sejarah, unta didatangkan bangsa Inggris saat mulai bermukim di Australia lebih dari 200 tahun lalu.

Baca juga: Momen Langka, Lihat Parade Gajah Hingga Unta di Taman Safari Prigen

Hewan ini pernah menjadi tulang punggung ekonomi Australia sebagai alat transportasi karena kemampuannya untuk beradaptasi dengan iklim di benua itu.

Namun saat perannya tergeser, banyak unta yang justru dilepaskan para peternak mereka dan menjadi hama, sehingga merugikan perekonomian.

Pemerintah Australia pun memutar otak untuk bisa memanfaatkan hewan ini. Salah satunya dengan memanfaatkanya untuk pariwisata.

Adalah Rod Sansom, seorang penyayang binatang sekaligus pendiri Oakfield Ranch yang ikut memanfaatkan unta ini sebagai rekreasi.

Dia menyediakan paket naik unta kepada para wisatawan untuk merasakan suasana padang pasir di wilayah Birubi Point-Anna Bay, Port Stephens, New South Wales.

SANDERS
Sebagai informasi, Port Stephens bisa ditempuh sekitar 3 jam berkendaraan dari Sydney, kota terbesar di Australia.

Dengan keindahan pantainya yang menawan, Port Stephens menjadi salah satu tujuan wisata warga Sydney.

Baca juga: Gibran Buka Cabang Restoran di Sydney Tahun Depan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.