Kompas.com - 13/11/2019, 19:30 WIB
Destinasi wisata Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (7/7/2016). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANADestinasi wisata Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, Bali, Kamis (7/7/2016).

DENPASAR, KOMPAS.com - Sejumlah wisatawan asing kerap menjadi korban baik tenggelam maupun terseret arus di Pantai Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa mengatakan, wisatawan asing yang datang ke objek wisata di Bali seharusnya didampingi guide atau pemandu wisata.

Pasalnya jika berpergian sendirian, wisatawan asing ini tak akan tahu seluk beluk atau medan kondisi pantai yang dikunjungi. Sehingga bisa terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti tenggelam hingga jatuh ke tebing.

Baca juga: Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

"Kita kan tidak mungkin bisa mengawasi pergerakan bule yang memang berpergian itu tanpa didamingi dengan guide. Sehingga hal-hal inilah terjadi hal seperti itu," kata Astawa kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Astawa mengatakan, dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini memang sangat memungkinkan wisatawan asing menjelajahi Bali tanpa pemandu. Namun masalahnya banyak wisatawan tidak waspada selama berwisata. 

"Apalagi kita tidak tahu model berpergiannya sendiri-sendiri kayak backpaker itu yang menyebabkan kita tidak bisa mengawasi mereka," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Astawa tak mempermasalahkan jika wisatwan asing berpergian sendiri ke tempat-tempat wisata yang sudah ramai atau umun di Bali.

Pasalnya, standar kemaanan seperti di Kuta, Sanur, dan di Nusa Dua sudah maksimal. Pihaknya sedang merancang standarisasi objek-objek wisata di Bali untuk di masa mendatang. 

Jadi, standarisasi tersebut meliputi transportasi, hotel, restoran dan destinasi tujuan.

"Harus ada rambu-rambu untuk pelayanan dan tata kelola yang berstandar," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Fakta Stadion Wembley, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Travel Update
2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

2 Paket Wisata Bali Masuk Daftar Terbaik Sedunia 2020 Versi TripAdvisor

Travel Update
5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

5 Fakta Menarik Kota Baku, Tempat Tanding Wales Vs Swiss di Euro 2020

Travel Update
8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

8 Tips Naik Pesawat Selama PPKM Mikro, Jangan Lupa Minta Cap!

Travel Tips
Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Yadna Kasada 2021, Wisata Gunung Bromo Tutup 24-26 Juni 2021

Travel Update
Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Aturan Naik Pesawat Saat PPKM Mikro Lebih Banyak, Menyesal Sudah Beli Tiket?

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

5 Fakta Menarik Roma, Kota Digelarnya Laga Pembuka Euro 2020

Travel Update
Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Pengalaman Naik Pesawat Saat PPKM Mikro, Pemeriksaan Berkas Secepat Kilat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X