Wisata Baru di Candi Borobudur

Kompas.com - 14/11/2019, 08:50 WIB
Kapal Borobudur adalah kapal layar kayu bercadik ganda yang digambarkan dalam beberapa relief Candi Borobudur. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATKapal Borobudur adalah kapal layar kayu bercadik ganda yang digambarkan dalam beberapa relief Candi Borobudur.

Tim UGM Sidiq Wicaksono menceritakan awal mula ketertarikan membuat story telling dan interpretatif tour Candi Borobudur karena wisata candi selama ini seolah-olah kehilangan nilai.

" Borobudur ini kehilangan value. Mereka cuman tahu Borobudur itu warisan dunia. Hanya menampilkan tempat ibadah orang Budha, padahal lebih dari itu," kata Sidiq.

"Tema besar penelitian ini adalah Mandala wohing padhang ing jagad atau cahaya yang menerangi alam semesta, karena kita melihat Borobudur ini lengkap," lanjutnya.

Baca juga: Menikmati Matahari Terbit dengan Latar Candi Borobudur Berkabut, Indahnya...

Riset yang ia buat bersama timnya akan dijadikan bahan kajian Balai Konservasi Candi Borobudur pada tahun 2020.

Dari riset awal, Tim UGM telah menemukan delapan cerita menarik yang ada di relief Candi Borobudur, dua di antaranya mengenai Ratu Kinari dan kelahiran Budha dalam bentuk hewan kelinci.

"Ada flora fauna, teknologi, perbintangan, lengkap. Banyak ilmu pengetahuan di sana, sehingga Borobudur jadi punya kita semua," ujar Sidiq.

Angin segar

Candi Borobudur nantinya akan memiliki paket wisata baru yang lebih menarik, Rabu (13/11/2019).Nicholas Ryan Aditya Candi Borobudur nantinya akan memiliki paket wisata baru yang lebih menarik, Rabu (13/11/2019).
Adanya paket wisata baru yang akan diselesaikan ini diharapkan menjadi angin segar bagi destinasi wisata Candi Borobudur, terutama bagi pemandu wisata hingga warga sekitar.

Tim berusaha mengenalkan desa sekitar Borobudur, seperti balai ekonomi desa hingga kerajinan gerabah masyarakat setempat.

Paket wisata ini diklaim berbeda dengan yang telah ada.

Baca juga: Punthuk Mongkrong, Spot “Sunrise” Menawan dekat Candi Borobudur

"Tipe turnya bukan kayak tur biasa, tapi implementatif tur. Diharapkan dengan adanya riset ini tahun depan kita bisa melakukan kunjungan teknis," kata Sidiq.

"Jadi, mereka (pemandu wisata atau tour operation) bisa menyampaikan ke masyarakat, apa saja lokasi-lokasi itu dengan sendirinya," lanjutnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X