Tips Memotret Relief Candi Borobudur untuk Dapatkan Foto Terbaik

Kompas.com - 15/11/2019, 11:00 WIB
Suparno fotografer Candi Borobudur Kompas.com/ Nicholas Ryan AdityaSuparno fotografer Candi Borobudur

Sedangkan untuk sore hari, bidang relief akan menghadap ke barat dan utara.

"Untuk jamnya juga sama yaitu pada jam 07.00-10.000 untuk pagi, dan 14.00-16.30 untuk sore hari," tambahnya.

Pada acara Famtrip Jurnalis yang digelar Tim Percepatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada, Suparno juga menceritakan awal mula ketertarikannya dan bagaimana dirinya dapat ambil bagian memotret relief candi.

Baca juga: Wisata Baru di Candi Borobudur

"Awal saya terjun ke fotografi itu tahun 1973 ketika ada penelitian dari semua penyakit yang ada di batu itu. Sebelum dibersihkan semua itu harus didokumentasikan.

Waktu itu belum banyak orang yang mengerti foto. Mungkin saya dianggap pintar, saya disuruh motret, jadi kebablasan sampai sekarang," kenang Suparno.

Ia mengaku belajar fotografi secara otodidak atau belajar sendiri. Selain itu Suparno juga menceritakan dulu betapa susahnya proses fotografi menggunakan film.

Tambah Suparno, semua tempat yang ada di Candi Borobudur memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri.

Baca juga: Tips Memotret Candi Borobudur dari Jarak 5.000 Meter

"Jadi semua tempat ini punya karakter atau keistimewaan sendiri. Pada bulan tertentu sangat baik, bagus sekali, contoh di Kedok itu pada Juni sampai Juli, kita bisa menikmati matahari itu seperti saat kita kecil di tengah dua gunung. Kemudian ada posisi lain lagi yang Borobudur di bawah Merapi, dan di antara dua gunung," jelasnya.

Pria yang sejak tahun 1989 mendirikan rumah makan bakmi godog di rumahnya ini mengatakan ada cerita paling menarik yang ia temukan dalam relief Candi Borobudur.

"Cerita yg paling top itu artinya migunaning tumraping liyan, jadilah org berguna bagi orang lain, kalaupun tidak punya apa-apa ya tenaganya harus berguna bagi orang lain," katanya.

Suparno merupakan orang Indonesia nomor dua yang pernah ikut ambil bagian memotret seluruh relief Candi Borobudur selain pelopor fotografi Indonesia, Kassian Cephas.

Baca juga: Menikmati Matahari Terbit dengan Latar Candi Borobudur Berkabut, Indahnya...

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan Hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan Hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X