Kompas.com - 23/11/2019, 15:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa bilang modal pas-pasan tidak bisa membuka kafe kopi? Bisnis kopi juga bisa dilakukan meski modal terbilang sedikit.

Yudhistira (Yudhizt) seorang bar manager membagikan tipsnya untuk membuka usaha coffee shop bagi yang memiliki modal minim.

Ditemui usai menjadi pembicara di Seminar Iconic Coffee di SIAL Interfood 2019 ia menyatakan jika membuka usaha coffee shop tidak harus bermodal besar namun berdasarkan niat.

"Hal yang paling penting niat. Karena jika tidak niat, pasti tidak akan update tentang kopi, kalo dia sendiri niat dia akan mengikuti update produk, update tentang yang ada disekitarnya," jelas Yudhizt  di Jakarta Internasional Expo, Sabtu (16/11/2019).

Baca juga: Cara Paling Tepat Menikmati Rasa Terbaik dari Kopi

Yudhizt mengatakan bisnis kopi memang terkenal memerlukan modal besar. Namun bukan berarti dengan modal kecil, bisnis kopi tak dapat ideal. 

Modal paling minim untuk membuka kopi menurut Yudhizt adalah Rp 10 juta. 

"Yang mahal itu sewa tempatnya, kalau dirumah sendiri Rp 10 juta jadi. Untuk alat-alat manual brew Rp 6 juta sudah dapat satu set. Hasilnya beda kalo manual brew itu hasilnya lebih light, beda rasanya dengan mesin, untuk body kopi kuatan yang dengan mesin," ujarnya. 

Banyak yang ingin berbinis kopi juga ragu lantaran mesin espresso terkenal mahal. Untuk menyiasati itu dapat menggunakan alat manual bernama rok presso. 

 

Menggunakan mesin Rok Presso seperti membuat espresso kopi.KOMPAS.COM/gaby bunga saputra Menggunakan mesin Rok Presso seperti membuat espresso kopi.

"Itu kita press sendiri ya paling itu harganya Rp 1,5 juta. Ada juga moka pot itu bisa juga pakai espresso. Jadi mau ngopi dengan alat apapun itu bisa. Ada kok alat roasting biasa, alat roasting rumahan yang cuma ditaruh di atas kompor," kata Yudhizt. 

Baca juga: Barista Kopi Mulai Terjun Belajar Teh

Jika ingin membuat kafe kopi dengan alat dan desain kafe mumpuni, modal yang diperlukan sekitar Rp 150-200 juta.

"Tapi kalau untuk dekor juga tergantung lagi konsepnya gimana, kalo coffee shop yang to much dekor ya buat aku enggak deh, karena orang ngopi nyari santainya. Balik lagi ya apa konsepnya," paparnya.

Untuk menentukan harga, target, dan konsep calon pebisnis kopi harus menghitung berapa modal, siapa targetnya, dan bagaimana strategi bisnisnya.

Ia percaya ide yang dekat akan memudahkan seseorang ketika mempelancar bisnisnya.

"Paling gampang, karena dia anak muda bikin sesuai dengan umurnya dia. Contoh nih, aku punya temen dia masih anak baru lulus SMA gitu, dia bikin sesuatu apa yang temen-temennya suka. Jadi enggak usah jauh-jauh berpikir aku harus bikin orang tua yang bisa jajan. Bikin yang relevan dengan dia aja, bikin yang bakalan lebih gampang untuk dia memasarkan," paparnya.

Hal tersebut juga akan dibawa ketika memilih mau menjual kopi yang seperti apa. Kopi yang mudah diterima oleh masyarakat atau kopi yang sesuai dengan karakter pribadi si empunya usaha.

"Balik lagi tergantung marketnya, kalau aku yang umurnya bukan lagi anak sekolahan aku akan suka dengan kopi yang bener-bener single origin yang menarik profile kopinya, yang aku bisa menemukan rasa seperti ini. Cuman yang masih anak-anak muda yang masih seneng gaul-gaul ya dia dikasi flavour-flavour gitu, kopi susu atau yang lain-lain itu bakalan seneng kayak milk shake," kata Yudhizt.

Baca juga: Jangan Salah Pesan di Kedai Kopi, Ini 9 Jenis Minuman Espresso Based

Yudhizt menyebutkan niat seseorang sangat ditentukan dalam menjalani usaha. Jika memiliki passion maka harus update dan mengikuti tren yang ada. Tren apa yang sedang digandrungi oleh konsumen.

"Harus update perkembangannya gimana, oh sekarang yang tren seperti ini. Tidak masalah dan sah-sah saja kalau kita nyontek dengan tempat lain, asal kita tidak nyontek mentah-mentah itu. Kalau misalnya pruduk yang tren ada 'a' kalo gitu bisa bikin yang 'a' tapi nanti jadinya 'b'. Kalau di bar ada namanya istilah twist tapi kalau di otomotif ada yang namanya dimodifikasi," katanya.

Baca juga: 7 Merek Es Kopi Susu Terkenal di Jakarta, Mana Favoritmu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TRAVEL] Hari Libur dan Cuti Bersama 2023 | Batik Air ke Vietnam

[POPULER TRAVEL] Hari Libur dan Cuti Bersama 2023 | Batik Air ke Vietnam

Travel Update
Catat, Cara Beli Tiket Ancol Online untuk Libur Akhir Tahun

Catat, Cara Beli Tiket Ancol Online untuk Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
Hotel di Bali Ini Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Hotel di Bali Ini Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Travel Promo
Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Travel Update
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.