Kuliner Malam Ekstrem di Pasar Lama Tangerang, Sate Ular dan Biawak

Kompas.com - 26/11/2019, 12:00 WIB
Salah satu menu di warung Tenda Dua Cobra, sate ular Salah satu menu di warung Tenda Dua Cobra, sate ular

TANGERANG, KOMPAS.COM – Di ujung Jalan Kisamaun, kawasan Pasar Lama Tangerang terdapat warung ikonik yang menjual hal tak biasa.

Warung tersebut menjual berbagai macam olahan daging ular dan biawak yang setiap malamnya selalu ramai dikunjungi pembeli.

Warung Tenda Dua Cobra milik Kang Aat yang terlihat ramai malam itu, Minggu (24/11/2019). Warung tenda kaki lima ini sudah berdiri sejak tahun 2002. 

Sampai sekarang masih menjadi salah satu warung di Tangerang yang menjual berbagai pilihan olahan hewan ekstrem.

Baca juga: 7 Tips Wisata ke Pasar Lama Tangerang, Yuk Simak

“Awalnya kakaknya yang punya buka di Gerendeng. Terus dia menikah, adiknya ikutan jualan ini di Pasar Lama,” jelas Samsul salah seorang pegawai di warung Kang Aat.

Ia mengaku bahwa ide awal berjualan ular dan biawak adalah untuk mencari celah bisnis dengan menawarkan makanan yang tak lazim. Hal itu diharapkan bisa menarik perhatian para pembeli.

Setiap malamnya, warung ini selalu ramai dikunjungi pembeli. Ada yang memang penyuka daging ular dan biawak, ada juga yang datang karena alasan kesehatan. Samsul mengaku bisa menjual sekitar 20 ekor ular setiap harinya.

Menu makanan Tenda Dua Cobra terdiri dari...

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Whats Hot
Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Whats Hot
5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

Travel Tips
Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Whats Hot
Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Whats Hot
Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Jalan Jalan
Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Jalan Jalan
Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Whats Hot
Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Whats Hot
De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

Jalan Jalan
25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Jalan Jalan
Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Travel Tips
Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Jalan Jalan
Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X