Tips agar Tak Kelaparan Saat Traveling Naik Kereta Api

Kompas.com - 26/11/2019, 17:00 WIB
Dua orang petugas kereta api Argo Parahyangan Bandung-Jakarta sedang memberikan layanan restoran pada Sabtu (28/9/2019). PT KAI mengkampanyekan wisata kuliner sebagai bagian dari layanan di dalam kereta. AMRDua orang petugas kereta api Argo Parahyangan Bandung-Jakarta sedang memberikan layanan restoran pada Sabtu (28/9/2019). PT KAI mengkampanyekan wisata kuliner sebagai bagian dari layanan di dalam kereta.


JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan kereta api jarak jauh biasanya memakan waktu yang lama. Karena itu, tak jarang kita pasti akan merasa lapar dalam perjalanan.

Saat lapar menyerang, menurut Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, penumpang bisa menuju ke kereta makan yang ada di tengah-tengah rangkaian.

"Di sana juga pasti makanan yang disajikan hangat," kata Eva kepada Kompas.com, Rabu (20/11/2019).

"Enggak perlu sibuk bawa makanan sendiri karena variannya juga banyak, ada nasi dengan lauk, nasi goreng, mi," lanjutnya.

Baca juga: Harga Menu Makanan di Kereta Api, Ada Nasi Rames Seharga Rp 25.000

Selain itu, ada pula menu-menu lain yang bisa dipesan saat KA melewati stasiun-stasiun tertentu.

Ia mencontohkan saat kereta sampai Stasiun Cirebon, biasanya akan ada menu empal gentong yang lebih dulu dipesan penumpang.

"Jadi bisa dipesan dari awal, nanti pas di Cirebon ada yang mau pesan empal gentong siapa, nanti akan dinaikkan," katanya.

Di sisi lain, penumpang juga tetap diperboilehkan jika ingin membawa makanan dari rumah.

Menu Nasi Rames Nusantara yang ada di Restoran Kereta Api dijual dengan harga Rp 25.000.Nicholas Ryan Aditya Menu Nasi Rames Nusantara yang ada di Restoran Kereta Api dijual dengan harga Rp 25.000.
Baca juga: Cara Pesan Tiket Kereta Api Lewat Online dan Offline

Untuk tips lainnya, pengguna jasa sekaligus pencinta kereta api, Muni Edi S Riyadi, memaparkan hal yang bisa dilakukan penumpang saat traveling naik kereta api.

1. Bawa bekal secukupnya dari rumah

Perjalanan kereta api akan memakan waktu yang cukup lama. Maka dari itu, ada baiknya kita menyiapkan bekal makan dari rumah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X