Salah Kaprah Bakmi yang Sering Dikira 'Bak' Berarti Babi

Kompas.com - 27/11/2019, 11:53 WIB
Ilustrasi bakmi. Dok. ShutterstockIlustrasi bakmi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di Indonesia ada banyak orang yang berpikir jika hidangan mi ditulis 'bakmi' maka toping yang digunakan adalah babi. Sedangkan jika ditulis 'mi' atau 'mie' makan toping yang digunakan halal atau non babi. 

Hanya bakmi jawa yang terbilang bebas menyematkan kata 'bakmi' dengan toping ayam, telur bebek atau ayam, serta sayuran. 

Salah sangka 'bak' pada bakmi yang sering diartikan babi ini adalah hal yang salah. Aji Chen Bromokusumo selaku budayawan dan Sekertaris Umum Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) menjelakan asal usul kata bakmi. 

Baca juga: Doyan Jajan Bakmi, Ini 4 Tips Biar Makan Bakmi Makin Enak

Ia mengatakan kata mi, berasal dari pinyin (ejaan bunyi) mian, yang dibaca myen. Bakmi sebenarnya adalah sebutan untuk sajian ‘mi dengan daging’, oleh karena itu disebut bakmi/bakmie. Bak adalah dialek Hokkian dengan pinyin rou yang artinya daging.

Aji mengatakan jika istilah kata bak yang berarti babi ialah kesalahan yang sudah mengendap di pemikiran banyak orang.

"Tidak ada kisah demikian. Sejak awal topping sajian mi beragam, tidak mengacu kepada golongan apapun, jadi topping ayam, babi, ceker , kembali ke selera yang masak, penjual ataupun konsumen mau apa topping'nya. Sekali lagi ditekankan bahwa kata 'bak' bukan berarti 'daging babi'," jelas Aji dihubungi Kompas.com, Jumat, (22/11/2019).

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri, bakmi memiliki arti, "Makanan yang bahannya dari tepung (terigu dan sebagainya), bentuknya panjang-panjang seperti tali,"

Sedangkan mi di KBBI memiliki arti, "Bahan makanan dari tepung terigu, bentuknya seperti tali, biasanya dimasak dengan cara digoreng atau direbus, diberi daging, udang, sayuran, bumbu, dan sebagainya,"

Jadi jika merujuk KBBI bakmi adalah jenis makanan, sedangkan mi adalah bahan makanan untuk bakmi. Tidak ada sangkut paut babi pada kata bakmi. Penyebutan kata 'mie' sendiri yang umum digunakan oleh orang Indonesia, sebenarnya tidak baku.

Baca juga: Bakmi Pedas dan Halal di Jakarta

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X