Alunan Gamelan Jawa Hipnotis Para Penonton di Hongaria

Kompas.com - 27/11/2019, 22:02 WIB
Kelompok gamelan Jawa Surya Kencana Dok. KBRI BudapestKelompok gamelan Jawa Surya Kencana

KOMPAS.com - ”Saya merasa berada di dunia yang berbeda begitu mendengar alunan musik tradisional Jawa ini, tidak ada yang seperti ini!” ungkap Eszter salah seorang penonton, penuh kegaman.

Eszter merupakan salah satu penonton dari sekitar 400 penonton yang memenuhi Gedung Pertunjukan Trafo di Budapest ketika Kelompok Gamelan Jawa Surya Kencana, asuhan KBRI Budapest mengadakan konser tunggal pada Sabtu malam, (23/11/2019).

Baca juga: Alunan Gamelan dan Tarian Indonesia Meriahkan Peragaan Busana di Moskow

Kelompok gamelan Jawa Surya Kencana berisikan anggota warga Hongaria dan sebagian besar belajar bermain gamelan di perguruan-perguruan tinggi seni di Indonesia melalui Beasiswa Darmasiswa RI yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI.

”Kami terus berupaya mempromosikan Indonesia di luar negeri melalui berbagai media, khususnya di Hongaria melalui soft diplomacy berupa sentuhan seni budaya,” jelas Duta Besar RI untuk Hongaria, A.H. Dimas Wahab yang turut hadir beserta Dewi Dimas Wahab dan seluruh staf KBRI Budapest, seperti termuat dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

”KBRI Budapest selalu memberikan dukungan dan bantuan terhadap pihak-pihak yang dalam hal ini sebagai duta-duta dari Hongaria yang mempropagandakan keindahan budaya Indonesia,” pungkas Dubes Wahab.

Penonton konser tunggal  Kelompok Gamelan Jawa Surya KencanaDok. KBRI Budapest Penonton konser tunggal Kelompok Gamelan Jawa Surya Kencana

Konser kali ini sangat menarik dan dinamis karena beberapa lagu dimainkan untuk mengiringi penampilan beberapa tarian diantaranya Tari Gambyong Pareanom yang halus dari Surakarta, Tari Eko Prawiro dan Tari Menak Koncar yang gagah berani dari Mangkunegaran – Surakarta.

Kelompok Gamelan Surya Kencana juga melakukan kolaborasi dengan para seniman mancanegara lainnya diantaranya Mr. Pete Smith dari Oxford Gamelan Society, Inggris, Dr. Sara Weiss dari Amerika Serikat yang saat ini mengajar sebagai professor tamu di University of Music and Dramatic Arts, Graz, Austria serta penari dari Inggris kelahiran Jerman, Andrea Rutkowski dan Kis Veronika dari Hongaria.

Tepuk tangan riuh berkepanjangan sampai standing ovation diberikan oleh para penonton dari setiap lagu yang ditampilkan. Selama hampir dua jam pertunjukan tanpa break para penonton setia sampai akhir pertunjukan tidak beranjak dari tempat duduknya masing-masing. (*)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X