Kompas.com - 30/11/2019, 19:05 WIB

TANJUNG PINANG, KOMPAS.com - Salah satu produk khas Tanjung Pinang adalah kecap asin yang berbeda dari kebanyakan kecap yang sering kita temukan.

Itu yang pertama kali saya rasakan kala mencicipi kecap asin dari ibukota Kepulauan Riau ini.

Rasa kecap asin di sini terasa lebih gurih dan harum khas kedelai hitam. Teksturnya pun berbeda, lebih kesat dari kecap asin biasa dengan konsistensi yang cukup kental. Hampir mirip seperti kecap manis.

Baca juga: Wisata Tanjung Pinang, Uniknya Vihara 1.000 Patung yang Dipahat Langsung dari China

Kala berkunjung ke Kecamatan Senggarang, Tanjung Pinang, saya berkesempatan untuk mengunjungi pabrik kecap cap Pagoda yang katanya adalah nomor satu di Tanjung Pinang. Pabrik kecap ini sudah berdiri sejak 1979 lalu.

Puluhan gentong berjejer yang berisikan fermentasi kedelai di pabrik Kecap Pagoda Puluhan gentong berjejer yang berisikan fermentasi kedelai di pabrik Kecap Pagoda

Pertama kali saya melangkahkan kaki, terlihat puluhan gentong besar bertutup yang berjejer di sebuah halaman sebelah bangunan besar dari kayu. Dalam gentong-gentong inilah proses fermentasi kedelai sampai menjadi kecap asin dilakukan.

Baca juga: Cobain Mie Tarempa, Kuliner yang Beda dari Tanjung Pinang

Menurut Harsono, pegawai yang sudah bekerja selama kurang lebih 10 tahun di pabrik tersebut, proses pembuatan kecap sejak awal hingga akhir bisa memakan waktu sekitar enam bulan.

“Kedelai makin lama (difermentasi) makin bagus. Kedelai awalnya direbus dulu lalu masuk guci. Prosesnya bisa enam bulan. Ini dikasih tutup begini karena kalau kena air langsung muncul jamur jadi enggak bagus,” jelas Harsono.

Harsono ketika mengaduk bak berisikan kedelai yang sedang dalam proses awal fermentasi Harsono ketika mengaduk bak berisikan kedelai yang sedang dalam proses awal fermentasi

Proses pembuatan kecap ini terdiri dari beberapa tahap. Setelah kedelai direbus, lalu difermentasi dalam kotak besar dari kayu selama kurang lebih satu bulan.

Setelahnya, kedelai dicampur dengan garam dan air lalu dimasukan ke dalam guci untuk difermentasi selama tiga bulan.

Kemudian kedelai dipindahkan ke guci kedua selama sekitar empat bulan untuk mengkristalkan kandungan garam di dalam kecap.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.