Kompas.com - 30/11/2019, 19:05 WIB
Kecap Pagoda yang sudah difermentasi selama kurang lebih satu tahun. Biasanya kecap jenis ini tidak dijual bebas dan hanya digunakan untuk prosesi ibadah dan hadiah kepada kerabat Kecap Pagoda yang sudah difermentasi selama kurang lebih satu tahun. Biasanya kecap jenis ini tidak dijual bebas dan hanya digunakan untuk prosesi ibadah dan hadiah kepada kerabat

Jika garam sudah mengkristal, lalu kecap dipindahkan lagi ke guci selanjutnya untuk kemudian dibiarkan hingga kurang lebih enam bulan sampai kecap siap untuk dikemas.

Harsono mengaku, proses produksi yang panjang dan masih tradisional ini jadi salah satu kunci kecap Pagoda tetap jadi nomor satu.

Walaupun proses produksi yang panjang, menurut Harsono ia bisa menghasilkan sekitar 70 lusin botol kecap dari setiap tiga bak kayu besar kedelai fermentasi.

Selain membuat kecap untuk dijual, pabrik kecap Pagoda ini juga memproduksi kecap yang sudah difermentasi lebih dari enam bulan.

Kecap spesial ini biasanya tidak dijual dan hanya diberikan untuk keperluan ibadah atau hadiah Imlek pada para kerabat pemilik pabrik.

“Ini sudah setahun difermentasi. Coba saja dulu rasanya bagaimana. Ini bagian atas kecap sudah ada bagian yang mengeras seperti ini,” ujar Harsono sambil mengajak saya mencicipi kecap berusia setahun tersebut.

Awalnya sempat ragu, tapi wangi kecap yang khas terasa sangat kuat menggugah selera. Secara tekstur, tak ada yang berbeda dari kecap tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun dari segi rasa, ternyata rasa asinnya terasa cukup kuat tapi tak berlebihan. Hal paling menonjol adalah rasa kedelainya yang terasa kuat membuat rasa kecap menjadi semakin nikmat.

Bagi kamu yang ingin mencoba berkunjung ke sini, harus menghubungi pihak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Senggarang untuk pemesanan paket wisata lebih dahulu. Pokdarwis Senggarang bisa dihubungi di nomor 085274133149 (Agung) atau 081277846601 (Erni).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Kampanye Muslim Friendly Korea, Cara Korea Gaet Wisatawan Indonesia

Travel Update
Pengalaman Work From Bali, Kalau Mumet Bisa ke Pantai

Pengalaman Work From Bali, Kalau Mumet Bisa ke Pantai

Jalan Jalan
7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

7 Obyek Wisata yang Tidak Boleh Dilewati di Kawasan Bromo dan Semeru

Jalan Jalan
Seluruh Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan Sampai 21 Juni

Seluruh Obyek Wisata Kabupaten Bandung Tutup Sepekan Sampai 21 Juni

Travel Update
Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Traveloka dan Citilink Gelar Promo Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Travel Promo
5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

5 Fakta Seputar Penerbangan Misterius, Mengapa Sangat Diminati?

Travel Update
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Travel Update
Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Travel Update
Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Travel Update
Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Travel Update
4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

Jalan Jalan
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X