JAKBERFEST 2019, Seni Berpadu di Terowongan Kendal yang Instagramable

Kompas.com - 01/12/2019, 12:10 WIB
Bendera Indonesia dan Bendera Jerman, terpajang di atas langit-langit Terowongan Kendal, Jakarta dalam acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019). Nicholas Ryan AdityaBendera Indonesia dan Bendera Jerman, terpajang di atas langit-langit Terowongan Kendal, Jakarta dalam acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019).

Darbotz mengatakan, ia terinspirasi menggambar mural ini karena pemandangan kedua transportasi itu adalah yang paling sering dilihat sejak kecil, namun kini sudah tiada.

"Hal ini menjadi inspirasi karya mural saya di terowongan ini, yang dapat membuat orang bernostalgia dan juga pengetahuan bagi generasi muda saat ini," ujarnya.

Darbotz berharap, dengan adanya acara JAKBERFEST, semakin banyak ruang publik di Jakarta maupun kota lainnya yang dapat dihias oleh seniman lokal.

Selain itu, menurut Snyder, mural yang ada di Terowongan Kendal memang untuk dinikmati ataupun dikomentari oleh masyarakat yang melewatinya.

"Saya suka melihat orang-orang berinteraksi terhadap karya seni saya termasuk adanya komentar negatif dari mereka. Tidak seperti di dunia maya, di mana orang hanya mengomentari unggahan gambar yang tidak dilihat secara menyeluruh. Saya merasa karya seni di terowongan ini dapat menjangkau orang banyak dan itu memberikan arti untuk saya," kata Snyder.

Ia juga bercerita bahwa ketika membuat mural ini, beberapa anak kecil duduk di belakangnya dan mulai menggambar pada buku mereka. Ia mengaku senang dapat menginspirasi orang lain untuk memulai berkreasi dengan pulpen, kuas, atau alat tulis lainnya.

Pengunjung berfoto di depan spot instagrammable dari Lazada di acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019).Nicholas Ryan Aditya Pengunjung berfoto di depan spot instagrammable dari Lazada di acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019).

Konseptor acara JAKBERFEST 2019 dari MRA Media, Iwet Ramadhan mengatakan JAKBERFEST 2019 adalah kali pertamanya momen kerja sama Jakarta dan Berlin dirayakan bersama masyarakat.

Lanjutnya, acara ini berusaha membawa bentuk-bentuk kerjasama tersebut di Terowongan Kendal.

"Kerjasama tersebut antara lain misalnya moda transportasi yang terintegrasi. Jadi orang tuh sekarang bisa menikmati semua kendaraan umum di Jakarta, lalu menikmati trotoar lebar, dan kemudian bisa menikmati ruang publik," jelas Iwet ketika ditemui Kompas.com, Sabtu (30/11/2019).

JAKBERFEST 2019 memang sengaja tidak menyediakan lahan parkir. Hal ini bukan tanpa alasan, Iwet menyebut sengaja membawa konsep itu agar masyarakat datang dengan transportasi umum yang sudah terintegrasi.

Dua koki yang tengah memasak makanan Jerman di acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019). Dalam acara ini dihadirkan juga beragam makanan khas Jerman dan Jakarta.Nicholas Ryan Aditya Dua koki yang tengah memasak makanan Jerman di acara JAKBERFEST 2019, Sabtu (30/11/2019). Dalam acara ini dihadirkan juga beragam makanan khas Jerman dan Jakarta.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X