3 Tempat Wisata Bersejarah di Pasar Lama Tangerang

Kompas.com - 04/12/2019, 12:01 WIB
Bagian tengah bangunan Museum Benteng Heritage di Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten. KOMPAS/RADITYA HELABUMIBagian tengah bangunan Museum Benteng Heritage di Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten.

 

2. Museum Benteng Heritage

Museum Benteng Heritage merupakan museum peranakan Cina Benteng satu-satunya di Indonesia. Museum ini berdiri pada 2011 lalu, menempati sebuah rumah tua yang dibangun sejak abad ke 17.

Di dalam museum, kamu bisa menemukan beragam koleksi yang menggambarkan sejarah Cina Benteng di Tangerang.

Baca juga: Museum Benteng Heritage, Museum Tionghoa Pertama di Indonesia

Koleksi-koleksi ini berasal dari koleksi pribadi sang pemilik museum, Udaya Halim. Ada juga yang merupakan sumbangan dari para kolektor dan pemerhati budaya Cina Benteng.

Untuk bisa melihat beragam koleksi bersejarah yang ada di dalamnya, kamu perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 30.000. Museum ini buka Selasa - Minggu mulai pukul 10.00 - 17.00 WIB.

3. Masjid Jami Kalipasir

Masjid Jami Kalipasir peninggalan sejarah di TangerangKompas.com / gabriella wijaya Masjid Jami Kalipasir peninggalan sejarah di Tangerang

Masjid ini adalah salah satu masjid tertua di Kota Tangerang. Konon masjid ini telah ada sejak abad ke-16. Masjid Jami Kalipasir yang berada di bantaran Sungai Cisadane dan di sisi kawasan padat penduduk Kalipasir memang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Masjid ini juga menggambarkan kerukunan antar umat beragama yang ada di kawasan Pasar Lama. Pasalnya, masjid ini memiliki menara yang menyerupai pagoda yang biasa ditemukan di vihara.

Di halaman depan masjid pengunjung juga dapat melihat makam para tokoh yang berpengaruh pada masjid. 

Baca juga: Kisah Telur Jadi Perekat Masjid Raya Sultan Riau yang Berdiri Tahun 1832

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X