Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Kota Paling Populer untuk Destinasi Wisata Global 2019

Kompas.com - 05/12/2019, 11:39 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi

Sumber Bloomberg

KOMPAS.com - Perusahaan riset global Euromonitor International merilis Laporan 100 Destinasi Kota Teratas (Kota Paling Populer untuk Destinasi Wisata Global)

Tahun ini kota-kota di Asia menguasai daftar 10 besar Kota Paling Populer untuk Destinasi Wisata Global.

Ada Hongkong yang masih bercokol di peringkat pertama, mempertahankan posisinya sejak 2018. Peringkat ke dua jatuh pada Bangkok, diikuti oleh Macau dan Singapura.

Baca juga: Hongkong Jadi Kota Paling Populer untuk Destinasi Wisata Global 2019

Sementara itu London, satu satunya negara Eropa yang menempati posisi lima besar. Posisinya turun dua peringkat, diterpa Brexit yang berpotensi pada pembatasan visa lebih ketat untuk warga negara Uni Eropa.

New York yang langganan 10 besar, tahun ini harus turun tiga peringkat, dari peringkat delapan pada 2018 menjadi peringkat 11 pada tahun ini.

Posisi New York digantikan oleh Delhi di peringkat delapan. Untuk pertama kalinya Delhi masuk dalam posisi 10 besar.

Secara global, jumlah persentasi kedatangan turis asing diperkirakan naik 4,2 persen pada 2019 dibanding 2018. Diperkirakan ada 1,5 miliar perjalanan yang berlangsung tahun ini.

Secara lebih luas, data Euromonitor menunjukkan bahwa pariwisata Asia sedang mengalami tren. Asia menyumbang lebih banyak lokasi secara signifikan daripada yang lain dalam daftar 100 besar.

Dikutip dari Bloomberg, wisatawan di Asia berperan penting atas sebagian besar pertumbuhan, ketika tingkat pendapatan meningkat dan jumlah pengunjung China ke negara-negara lain, juga para pelancong milenial dari seluruh wilayah yang meningkat.

Baca juga: Ke Manakah Turis China Melancong?

Lompatan terbesar di tahun 2019 berasal dari Hurghada di Mesir. Kota ini berada di posisi ke 63 dibanding peringkat 82 tahun lalu.

Wisatawan berfoto dengan latar belakang patung Spink dan piramida di Mesir.AFP / JOSEPH EID Wisatawan berfoto dengan latar belakang patung Spink dan piramida di Mesir.

Sebagian berkat program reformasi pariwisata dan peningkatan keamanan. Mesir tetap menjadi tujuan utama Afrika Utara, dengan Kairo juga menikmati pertumbuhan yang kuat.

Selain itu di Eropa, spot perjalanan tradisional seperti kota Barcelona, Milan, dan Wina telah turun peringkat.

Sementara kota-kota di tujuan terpencil seperti Kroasia, Slovenia dan Swedia naik peringkat meski belum masuk posisi 100 besar.

Sedangkan di Amerika Serikat, ketegangan perdagangan dengan China adalah salah satu perhatian utama bagi industri perjalanan. Sebab kini bahwa banyak kota di Amerika Serikat secara aktif berusaha menggaet pasar wisata China yang menguntungkan.

Berikut ini adalah daftar 10 Kota Paling Populer untuk Destinasi Wisata Global 2019 dengan jumlah turis asing yang mengunjungi:

1. Hongkong 26,7 juta kedatangan
2. Bangkok 25,8 juta kedatangan
3. Macau, 20,6 juta kedatangan
4. Singapura, 19,8 juta kedatangan
5. London, 19,6 juta kedatangan
6. Paris, 19,1 juta kedatangan
7. Dubai, 16,3 juta kedatangan
8. Delhi 15,2 juta kedatangan
9. Istanbul 14,7 juta kedatangan
10. Kuala Lumpur 14,1 juta kedatangan

Baca juga: Sejumlah Turis Asing Batal Mendaki Gunung Carstensz, Ada Apa?

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Bloomberg
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com