Terkenal di Bali, Kepiting Mama Chew Kunjungi Jakarta

Kompas.com - 05/12/2019, 16:06 WIB
Crab salted egg Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Crab salted egg

KOMPAS.com - Mama Chew 360 Rooftop Jimbaran merupakan tempat makan di Jimbaran, Bali, yang terkenal dengan menu olahan kepiting. Restoran ini tergolong sederhana, menempati rumah berlantai tiga yang dikelola pasangan suami istri, Bernard Chew dan Figie Subrata.

Baca juga: 4 Tips Rahasia Memilih Kepiting Segar

Restoran yang berdiri tahun 2016 ini kerap didatangi selebriti dan pejabat Indonesia. Hanya saja, karena kapasitas restoran yang hanya sekitar 16 kursi, untuk makan di tempat ini, perlu reservasi sehari sebelumnya.

"Dari awal jualan di rumah, itu tiga lantai, lantai pertama dapur. Kalau restorannya di atas, rooftop," ungkap Figie Subrata kepada Kompas.com, saat ditemui di Golden Dragon, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Bernard Chew dan Figie Subrata, pemilik Mama ChewKompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Bernard Chew dan Figie Subrata, pemilik Mama Chew

Nah, tidak perlu jauh-jauh ke Bali, karena Mama Chew hadir di Jakarta. Berkolaborasi dengan restoran Golden Dragon, berbagai hidangan populer dan andalan Mama Chew bisa dinikmati sampai tanggal 6 Desember 2019.

Jadi seperti apa rasanya kepiting premium olahan Mama Chew? Ada tiga olahan kepiting yang bisa dicoba. Dua di antaranya adalah Singapore Chilli Crab dan Salted Egg Crab.

Sesuai namanya, Salted Egg Crab adalah olahan kepiting dengan telur asin. Rasa asin berasal dari telur asin dan mentega. Ya, kepiting ditumis menggunakan mentega. Bumbunya sendiri rahasia.

Singaporean Chili Crab dan roti mantauKompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Singaporean Chili Crab dan roti mantau

Namun dalam piring terdapat bawang merah utuh serta rasa bawang putih. Rasa gurih dominan berasal dari telur asin dan mentega, berpadu dengan manis segar kepiting. Ukuran yang besar dan cangkang yang keras, mudah menebak asal kepiting yang digunakan.

Ini adalah kepiting dari Papua yang ditumis bersama telur asin. Sangat nikmat jika dimakan bersama nasi. Makan kepiting paling enak dengan tangan. Jadi, siap-siap sibuk menjilati tangan karena saus tumisannya begitu enak.

Lalu coba cicipi Singapore Chili Crab dengan saus merah yang khas makanan Singapura. Hidangan ini biasanya disantap dengan roti mantau.

"Kalau di Bali, saya gak bikin mantau sendiri. Saya goreng mantau sudah jadi. Tapi di sini, saya pakai mantau dari Golden Dragon, mereka bikin mantau sendiri, enak banget," kata Figie.

Rasanya bagaiman? Mantap nian dengan bumbu yang kuat. Rasa pedas yang dominan bersama rasa manis. Sausnya sendiri saja sudah begitu nikmat.

Sobek roti mantau yang hangat lalu cocol di saus merah. Lalu bergantian dengan daging kepiting yang juga sudah terlumuri saus pedas itu.

Laksa SingaporeKompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Laksa Singapore

Pilihan lain adalah Laksa Singapore. Kaldunya begitu medok dengan kental. Rasa gurih dari kaldu yang terbuat dari kepala ikan, berpadu dengan manis udang dan juga mi. Bisa dibilang, rasanya kuat sesuai lidah kebanyakan orang Indonesia yang doyan makanan berbumbu.

Baca juga: Kepiting Jantan dan Betina, Enak Mana?

Penasaran seperti apa rasanya? Silahkan berkunjung ke restoran Golden Dragon. Harga yang ditawarkan adalah Rp 150.000 per ons (harga nett). Sebagai gambaran, kepiting 600 gram bisa dinikmati tiga sampai empat orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Travel Tips
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Jalan Jalan
Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Jalan Jalan
Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Jalan Jalan
Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Jalan Jalan
Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Jalan Jalan
Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Whats Hot
Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Whats Hot
Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Whats Hot
Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Whats Hot
Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Whats Hot
Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X