Mengunjungi Desa Pembuat Gerabah di Borobudur

Kompas.com - 06/12/2019, 18:16 WIB
Pembentukan gerabah berbentuk kelinci yang sudah selesai. Kemudian setelah tahapan ini, gerabah lalu dijemur dan dibakar. Nicholas Ryan AdityaPembentukan gerabah berbentuk kelinci yang sudah selesai. Kemudian setelah tahapan ini, gerabah lalu dijemur dan dibakar.

"Kalau mau buat gerabah yang cetakan, pertama itu kita harus punya cetakannya dulu, terus sama tanah liat, benang sama pisau kecil atau butsir," ujarnya.

Kedua adalah proses membuatnya. Jika pemula, Arum menyarankan memakai cetakan satu sisi dengan alat pemutar yang biasa.

Terdapat dua sisi cetakan dalam proses membentuk gerabah, yaitu satu sisi dan dua sisi. Biasanya dua sisi cetakan tersebut untuk membuat bentuk tiga dimensi.

"Kemudian caranya kalau untuk cetakan padat itu kan tinggal ngambil tanah sekira-kiranya aja, terus tinggal tata di cetakannya, dipencet-pencet, ditempel dan tinggal diambil," katanya.

Baca juga: Borobudur dan Kesiapannya Menjadi Destinasi Super Prioritas

Proses pembentukan gerabah kelinci yang dilakukan oleh salah satu pengunjung Dusun Klipoh, Rabu (13/11/2019).Nicholas Ryan Aditya Proses pembentukan gerabah kelinci yang dilakukan oleh salah satu pengunjung Dusun Klipoh, Rabu (13/11/2019).
Proses pembuatan gerabah di Klipoh terkenal karena masih menggunakan teknik yang masih sederhana. Teknik tersebut didapat dari pengetahuan yang diwariskan turun temurun.

Dusun yang dikenal juga karena 80 persen penduduknya berprofesi sebagai pengrajin gerabah ini nyatanya sudah menjalani tradisi sebelum Candi Borobudur ada.

Baca juga: Tips Memotret Candi Borobudur dari Jarak 5.000 Meter

"Jadi di sini merupakan sisa artefak yang masih bisa kita rasakan," kata Akbar, salah satu tim ahli penyusun narasi legenda Borobudur Universitas Gajah Mada, Rabu (13/11/2019).

"Borobudur kan tempat untuk peribadatan, kan enggak mungkin mereka tidak beribadah tanpa perlengkapan yang lengkap," lanjutnya.

Hasil buatan gerabah salah satu pengunjung. berupa asbak. Untuk pemula, biasanya disarankan menggunakan teknik cetakan satu sisi dan menggunakan alat pemutar biasa.Nicholas Ryan Aditya Hasil buatan gerabah salah satu pengunjung. berupa asbak. Untuk pemula, biasanya disarankan menggunakan teknik cetakan satu sisi dan menggunakan alat pemutar biasa.
Lantas bagaimana hasil kerajinan gerabah di Dusun Klipoh dipasarkan?

Menurut Supoyo hasilnya biasa dipasarkan di pasar domestik yaitu di pasar Borobudur, Kulon Progo, Magelang dan berbagai daerah lain.

Untuk ekspor ke luar negeri, Supoyo mengaku gerabahnya belum sampai ke sana.

"Kalaupun ada biasanya itu dibeli, lalu dijadikan merek sana, itu kendalanya," ujar Supoyo.

Baca juga: Menikmati Matahari Terbit dengan Latar Candi Borobudur Berkabut, Indahnya...

Selain membuat gerabah, dusun ini juga membuat kerajinan keramik. Namun proporsinya masih lebih kecil dibanding dengan pembuatan gerabah.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Resto Baru di Malang, Berkunjung ke Zaman Kerajaan Singosari Lewat NdalemRatu

Makan Makan
Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Kuota Antrean Online Masih Banyak, Yuk Bikin Paspor Sekarang Juga

Travel Tips
Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Geopark Run Series 2020 untuk Belitung, Pendaftaran Telah Dibuka

Jalan Jalan
Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Visa Umrah Dihentikan Sementara, Emirates Tangguhkan Penerbangan ke Arab Saudi

Whats Hot
Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Persiapkan UNESCO Global Geopark pada 2020, Belitung Lakukan Cara Ini

Jalan Jalan
Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Belitung Incar Kunjungan Turis Asing pada 2020, Seperti Ini Strateginya...

Jalan Jalan
Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Jumlah Wisatawan Mancanegara ke Belitung Naik, Jumlah Wisatawan Nusantara Malah Turun

Whats Hot
Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Inilah Tempat Wisata di Medan yang Paling Sering Dikunjungi

Jalan Jalan
Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Arab Saudi Setop Sementara Kunjungan Umrah, Paket Umrah Masih Bisa Dipesan

Whats Hot
Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jangan Ketinggalan, Ada 4 Geopark Run pada Tahun 2020

Jalan Jalan
Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Ingin Coba City Check-In? Ikuti Panduan Menuju Stasiun BNI City

Travel Tips
Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Naik Kereta Bandara Soetta, Sekalian Ngopi di 3 Kafe Stasiun BNI City

Makan Makan
Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Ke Bandara Soetta, Makan Dulu di 4 Kuliner Dekat Stasiun BNI City

Makan Makan
BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

BRI Europe Travel Fair 2020 Dibuka, Tiket ke Istanbul PP Rp 7 Jutaan

Whats Hot
Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Unik! Ayam Goreng Batu Bara ala Gibran, Kaesang, dan Chef Arnold

Makan Makan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X