Kompas.com - 08/12/2019, 15:00 WIB
Melon Yubari, Jepang asiaoneMelon Yubari, Jepang

Dilansir dari agronet.id, melon ditanam dalam rumah kaca yang panas dan lembap, bukan di luar.

Pemilihan media rumah kaca agar dapat menyerap sinar matahari secara maksimum. Sementara itu suhunya diatur seperti di Mesir, asal buah melon itu.

Suhu yang dipertahankan dalam rumah kaca harus sekitar 42 derajat Celcius.

Crown melon juga ditanam dengan posisi yang agak berjauhan dari tanah.

Media tanam melon ini sedikit ditinggikan, jika dibandingkan dengan melon-melon yang diproduksi massal di kebun besar.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

MUSK MELONS: THE BEST IN THE WORLD GROWN IN SHIZUOKA PREFECTURE! TASTING HEAVEN! #shizuokamelon #bestmelonever #melon #melonsuper #crownmelon #japan #japanmelon #fruit

Sebuah kiriman dibagikan oleh vendy (@vendyhawilliam) pada 27 Agu 2016 jam 7:23 PDT

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah sekitar sepuluh hari, saat melon tumbuh kira-kira sebesar telur, hanya satu melon terbaik yang disisakan petani.

Melon tersebut disebut akan menyerap seluruh nutrisi dari tanaman, sehingga dapat tumbuh lebih cepat.

Setelah itum melon yang sudah dipilih dibungkus memakai kertas tipis dan lembut. Tujuannya agar mendapatkan permukaan seragam dan warna sempurna.

Nantinya, melon yang sudah lewat proses ini akan memiliki batang di ujung yang mirip bentuk huruf T.

Baca juga: Apa Bedanya Melon Hijau dan Melon Kuning?

Untuk dapat menghasilkan melon dengan kualitas baik, petani di Shizuoka memilih menggunakan sistem komputerisasi untuk mengatur jumlah air yang harus diberikan, suhu dan kelembaban dalam rumah kaca.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.