Kunci Sukses Selenggarakan Wisata MICE

Kompas.com - 11/12/2019, 07:11 WIB
Sekelompok pegiat kebaya, menggelar kampanye gerakan #SelasaBerkebaya di sekitaran Tugu Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). Kampanye #SelasaBerkebaya ini digagas untuk membiasakan perempuan mengenakan kebaya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSekelompok pegiat kebaya, menggelar kampanye gerakan #SelasaBerkebaya di sekitaran Tugu Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2019). Kampanye #SelasaBerkebaya ini digagas untuk membiasakan perempuan mengenakan kebaya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi Jakarta sebagai kota destinasi MICE pada tahun 2019 masih kalah dari Bali dan Yogyakarta. Sementara di tingkat Asia, sebagai ibukota negara Jakarta pun masih kalah dari Bangkok, Kuala Lumpur, dan Manila.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta”. Dalam acara tersebut, salah satu narasumber adalah Professor David Hinds.

Ia merupakan Presiden dari Asia Pacific Institute for Event Management (APIEM) mengungkapkan ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan oleh event planner dalam menggelar MICE.

“Beberapa faktor penting untuk event planner pertimbangkan dalam menggelar MICE adalah sebuah destinasi harus memiliki easy to access, suitable venues, value for money, destination appeal, dan quality of the accommodation,” tutur David Hinds kala ditemui Kompas.com pada Senin (9/12/2019).

Baca juga: Tren Wisatawan MICE 2019 Menurun, Agenda Politik Jadi Alasan

Menurutnya, sebuah destinasi harus mudah untuk diakses oleh klien potensial untuk MICE. Kemudahan akses bisa dicapai dengan konektivitas di bidang transportasi.

Misalnya di Jakarta sendiri sudah ada MRT, kereta bandara, yang akan memudahkan mobilisasi klien MICE saat menjalani acara dan berwisata.

Professor David Hinds dalam acara Focus Group Discussion MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta yang digelar pada Senin (9/12/2019)SYIFA NURI KHAIRUNNISA Professor David Hinds dalam acara Focus Group Discussion MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta yang digelar pada Senin (9/12/2019)

Selanjutnya adalah poin suitable venues atau standardisasi venue yang akan digunakan untuk kegiatan MICE. Venue yang bisa digunakan termasuk gedung dan aula konvensi dan hotel-hotel yang sudah memiliki standar internasional.

“Bisa juga menentukan akreditas. Akreditasi juga penting untuk memastikan segala hal sudah masuk standar internasional,” ujar David.

Setelahnya adalah value for money. Event MICE yang digelar harus bisa mendatangkan keuntungan untuk penyelenggara.

Selain itu ada juga poin destination appeal atau hal-hal yang bisa membuat destinasi dianggap menarik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X