Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Naik Bus, Kereta, atau Taksi dari Bekasi ke Bandara Soetta, Mana Paling Murah?

Kompas.com - 19/12/2019, 09:19 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bandara Soekarno-Hatta kini jadi bandara terintegrasi dengan berbagai moda transportasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Febri Toga Simatupang, Senior Manager Branch Communication and Legal Angkasa Pura II.

Perwujudan integrasi tersebut terlihat dari banyaknya pilihan moda transportasi publik yang bisa digunakan oleh penumpang pesawat.

Berbagai moda transportasi ini sudah tersedia ke banyak titik di daerah Jakarta dan daerah-daerah sekitarnya, salah satunya Bekasi.

Baca juga: Ini Jadwal Terbaru Kereta Bandara Soekarno-Hatta

Khusus hal ini, Kompas.com akan memberikan ilustrasi perbandingan biaya dan waktu tempuh untuk tiap moda transportasi dari Bekasi ke Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam ilustrasi ini, Kompas.com menetapkan titik keberangkatan dari Stasiun Bekasi dengan tujuan ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Kereta Bandara

Kereta Bandara di Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019)KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Kereta Bandara di Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019)
Untuk menaiki kereta bandara, kamu harus melakukan perjalanan agak jauh untuk menuju stasiun keberangkatan terdekat, yaitu Stasiun Manggarai.

Dari Bekasi, kamu bisa menggunakan KRL yang berangkat dari Stasiun Bekasi lalu turun di Stasiun Jatinegara.

Lalu kamu berganti rangkaian dengan naik KRL tujuan Tanah Abang dan turun di Stasiun Manggarai. Tarif KRL sekitar Rp 3.000.

Di Stasiun Manggarai, kamu bisa berjalan ke arah area kereta bandara dan membeli tiket di sana.

Baca juga: Ini Panduan ke Bandara Soekarno-Hatta Naik Kereta Bandara

Harga tiket kereta bandara adalah Rp 70.000 jika membeli langsung di vending machine dan Rp 40.000 jika membeli dari aplikasi Railink.

Jam keberangkatan kereta bandara memiliki interval 30 menit dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Setelah itu kamu akan turun di Stasiun KA Bandara, dan harus menyambung dengan naik skytrain antar-terminal menuju ke Terminal 3.

Tarif Skytrain ini gratis dengan waktu interval tiap rangkaian 15 menit.

Opsi naik kereta bandara ini cocok untuk kamu yang tidak membawa banyak barang bawaan. Pasalnya, kamu harus berganti-ganti moda transportasi yang cukup rumit.

Secara total, dengan menaiki KA Bandara, kamu akan menghabiskan uang sekitar Rp 43.000 - Rp 73.000.

Bus Damri

Ilustrasi bus DamriM. Luthfi Makki/KONTAN Ilustrasi bus Damri
Jika kamu ingin menggunakan moda transportasi lainnya, bus Damri bisa jadi pilihan. Bus Damri dari Bekasi berangkat dari Terminal Kayuringin, Bekasi.

Jalurnya adalah masuk Tol Bekasi Barat - Tol Cawang - Tol Dalam Kota arah Ancol - Tol Ancol - Tol Bandara - Bandara Soekarno-Hatta.

Terminal Kayuringin berada tak jauh dari Stasiun Bekasi. Untuk menuju ke sana, kamu bisa menggunakan angkutan online dengan tarif sekitar Rp 15.000.

Baca juga: Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Adi Sutjipto ke Borobudur

Waktu tempuh dengan bus Damri ini tak pasti, bergantung pada kondisi jalanan yang dilalui. Namun, biasanya berkisar antara 1,5 - 2,5 jam.

Bus Damri ini berangkat dari pukul 02.00-20.00 WIB dengan interval keberangkatan setiap 30 menit sekali. Tarif yang harus kamu bayar adalah Rp 45.000.

Totalnya, jika kamu memilih untuk menaiki bus Damri, maka biaya yang harus kamu keluarkan adalah sekitar Rp 60.000.

Taksi

Taksi yang sedang mengantri untuk mengangkut penumpang di Terminal 1 Bandara Soekarno-HattaYANA GABRIELLA WIJAYA Taksi yang sedang mengantri untuk mengangkut penumpang di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta
Untuk menggunakan taksi, kamu hanya perlu menelepon perusahaan taksi atau memesan via aplikasi online, maka taksi akan langsung menjemput ke titik keberangkatan.

Tarif yang harus kamu keluarkan jika menggunakan taksi adalah sekitar Rp 200.000 - Rp 280.000.

Baca juga: Mengenal Taksi, Moda Transportasi yang Tak Lekang Dimakan Zaman

Besaran argo tersebut bergantung pada kondisi lalu lintas. Jika semakin jauh jalan yang diambil dan semakin lama waktu tempuh, maka akan semakin mahal.

Waktu tempuhnya pun tak bisa diprediksi, tergantung pada keadaan lalu lintas.

Maka dari itu, bagi kamu yang ingin menggunakan taksi, lebih baik berangkat jauh lebih awal dari waktu check-in.

Kendaraan Online

Sejumlah armada taksi online dari Grab yang telah bergabung dengan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) saat peresmian operasional transportasi online di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/10/2017). Armada yang boleh beroperasi secara resmi ini wajib berstiker, menjalani uji KIR, dan pengemudinya punya SIM A Umum. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Sejumlah armada taksi online dari Grab yang telah bergabung dengan Induk Koperasi Kepolisian (Inkoppol) saat peresmian operasional transportasi online di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (23/10/2017). Armada yang boleh beroperasi secara resmi ini wajib berstiker, menjalani uji KIR, dan pengemudinya punya SIM A Umum.
Menggunakan kendaraan online sebenarnya tak jauh berbeda dari menggunakan taksi.

Namun kini, kendaraan online yang dulu sempat 'kucing-kucingan' dengan petugas bandara telah legal beroperasi di Bandara Soetta.

Kendaraan online juga tergolong praktis, kamu tinggal melakukan pemesanan di aplikasi dan menentukan titik penjemputan.

Baca juga: Kerja Sama dengan Kemenpar, Grab Kini Lebih Ramah Turis

Kompas.com melakukan simulasi penghitungan menggunakan dua perusahaan kendaraan online, yaitu GoCar dan GrabCar.

Jika titik penjemputan ada dari Stasiun Bekasi, maka tarif yang harus kamu bayarkan untuk GoCar adalah sekitar Rp 206.000.

Jika menggunakan GrabCar, tarifnya adalah sekitar Rp 215.000.

Mana paling murah?

Kereta Bandara di Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019)KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Kereta Bandara di Stasiun Batu Ceper, Jumat (29/11/2019)
Jika dibandingkan, maka tarif paling murah dari keempat moda transportasi tersebut adalah  menggunakan bus Damri.

Kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp 60.000. Namun, waktu tempuh bus Damri tak bisa diprediksi dan sering kali cukup memakan waktu.

Sementara kereta bandara, harganya memang relatif terjangkau jika membeli tiket dari aplikasi.

Namun, jika kamu naik kereta bandara, maka akan lebih memakan tenaga karena perlu naik beberapa moda transportasi berbeda.

Moda transportasi ini akan cocok untuk kamu yang tak terlalu banyak membawa barang.

Lalu untuk transportasi taksi dan kendaraan online, memang terkesan cukup mahal. Waktu tempuhnya juga tak bisa diprediksi karena kemacetan juga kerap jadi hambatan.

Di sisi lain, pilihan moda transportasi taksi dan kendaraan online juga lebih praktis karena kamu tinggal memesan kendaraan secara online.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com