Kompas.com - 19/12/2019, 18:09 WIB

KOMPAS.com - Ketika sedang menginap di hotel, ada beberapa barang di kamar hotel yang bisa dibawa pulang oleh tamu. Sebut saja seperti sandal hotel dan perlengkapan mandi seperti botol berisi sabun.

Baca juga: Daftar Hotel Terbaik di Jakarta Versi Adikarya Wisata 2019

Namun, ada saja pengunjung yang berani mengambil beberapa barang yang tak sepatutnya untuk dibawa pulang. Tak tanggung-tanggung, bahkan nekat membawa barang besar, seperti kasur.

Seperti dikutip dari CNN, pengulas hotel dan spa Wellness Heaven merilis data survei terhadap 1.157 hotel bintang empat dan lima.

Hasilnya, selain kasur, mesin kopi dan boneka penghias ruangan juga kerap dibawa pulang.

Tassilo Keilmann selaku CEO Wellness Heaven mengatakan bahwa sebanyak 49 hotel melaporkan bahwa mereka telah kehilangan banyak sekali kasur sejak Januari 2018.

“Mereka (pihak hotel) mengatakan bahwa pengambilan kasur biasa terjadi pada malam hari ketika penerima tamu sedang tidak buka, dan tidak ada seorang pun di sana (lobi)," kata Keilmann pada CNN Travel.

"Beberapa dari mereka (pihak hotel) memiliki rekaman CCTV yang menunjukkan para pengunjung membawa kasur melalui lift,” tambahnya. 

Baca juga: Archipelago International Buka Hotel Bintang 5 di Mekkah pada 2020

Selain itu, handuk, mantel mandi, dan gantungan baju merupakan barang yang sering diambil dari banyak hotel mewah.

Namun, para tamu juga mencoba untuk mengambil barang-barang yang besar atau lebih mahal. Seperti tablet dan televisi, dari survei yang ditemukan oleh banyak pemilik hotel di Asia dan Eropa.

Keilmann juga menambahkan bahwa temuan tersebut sangat mengejutkan. Sebab, bagi hotel untuk mengetahui siapa orang yang mengambil barang-barang ukuran besar ini merupakan hal yang mudah.

Housekeeping bisa melihat daftar checkout serta daftar barang-barang yang ada di setiap kamar hotel. Dengan begitu, mencari siapa orang yang mengambil televisi dan kasur harusnya mudah.

Hanya saja, sebagian besar hotel bintang lima tidak akan berhadapan dengan tamu yang mengambil barang-barang tersebut, atau melaporkan kejadian pada polisi.

“Dalam banyak kasus, mereka (pihak hotel) tidak akan melaporkannya ke polisi karena mereka tidak ingin dikaitkan dengan tindak kejahatan,” kata Keilmann.

Wellness Heaven telah melakukan survei terhadap 634 hotel bintang empat dan 523 hotel bintang lima. 

Baca juga: Hotel Ramah Muslim di Taiwan, Simak Fasilitasnya yang Beda

Dalam survei tersebut, menyatakan bahwa set televisi, tablet, dan kasur sering diambil oleh para pengunjung hotel bintang lima. Sementara para pengunjung hotel bintang empat lebih tertarik pada baterai dan remot kontrol.

Beberapa pencurian barang yang paling mengejutkan, menurut Keilmann, adalah sebuah pajangan kepala babi hutan yang diambil dari sebuah hotel di Perancis.

Kemudian, ada juga seorang pengunjung di salah satu hotel di Inggris yang mengambil nomor kamar yang terdapat di pintu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Jalan Jalan
4 Tips Berkunjung ke Lotte Alley Jakarta, Bawa Uang Non-tunai

4 Tips Berkunjung ke Lotte Alley Jakarta, Bawa Uang Non-tunai

Travel Tips
7 Hotel Dekat Taman Budaya Sentul City dengan Pemandangan Alam

7 Hotel Dekat Taman Budaya Sentul City dengan Pemandangan Alam

Jalan Jalan
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Capai 3,92 Juta, Lampaui Target 2022

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Capai 3,92 Juta, Lampaui Target 2022

Travel Update
[POPULER TRAVEL] Erupsi Gunung Semeru | Alun-alun Bandungan

[POPULER TRAVEL] Erupsi Gunung Semeru | Alun-alun Bandungan

Travel Update
4 Stadion Lokasi Babak Perempat Final Piala Dunia 2022 di Qatar

4 Stadion Lokasi Babak Perempat Final Piala Dunia 2022 di Qatar

Jalan Jalan
Wisata Edukasi Anak di Jember, Berkunjung ke Kebun Cokelat dan Kopi 

Wisata Edukasi Anak di Jember, Berkunjung ke Kebun Cokelat dan Kopi 

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.