Masak Barbeque dan Grill buat Tahun Baru, Ini Bedanya

Kompas.com - 23/12/2019, 20:02 WIB
Daging yang melalui proses barbekyu dimasak oleh Chef Deden Gumilar, Culinary Director Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019). Nicholas Ryan AdityaDaging yang melalui proses barbekyu dimasak oleh Chef Deden Gumilar, Culinary Director Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang Indonesia mengira bahwa barbeque dan grill adalah teknik masak yang sama.

Salah kaprah ini sering terjadi khususnya pada pesta tahun baru. Teknik masak bakar (grill) bahan makanan sering disebut barbeque (disebut juga barbekyu/barbecue/BBQ)

Padahal nyatanya, barbeque dan grill adalah teknik masak yang berbeda.

"Barbeque dan grill itu berbeda. Intinya, barbeque itu melalui proses longterm yang lama sekali, grill itu ya singkat. Selama ini yang kita lakukan pada malam tahun baru entah bakar ikan, ayam dan sebagainya, itu termasuk grill," kata Culinary Director Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Deden Gumilar ditemui Jumat (20/12/2019)

Baca juga: Cobain Bebek Bakar Kerto, Bebek Bumbu Bacem Asli Malang

Proses menghangatkan daging yang telah melalui tahapan marinated selama berjam-jam bahkan berminggu-minggu. Barbekyu tidak membutuhkan waktu yang singkat, teknik memasak ini membutuhkan waktu yang lama.Nicholas Ryan Aditya Proses menghangatkan daging yang telah melalui tahapan marinated selama berjam-jam bahkan berminggu-minggu. Barbekyu tidak membutuhkan waktu yang singkat, teknik memasak ini membutuhkan waktu yang lama.

Lebih lanjut, Deden mengatakan barbeque berasal dari kata barabicu, suatu bahasa Suku Taino di Karibia, dan juga Suku Timucua di Florida, Amerika Serikat.

Proses barbeque nyatanya diawali dari tahapan marinasi atau merendam daging di dalam marinate.

Marinate sendiri adalah nama populer dari cairan berbumbu yang berfungsi sebagai perendam lauk. Ini berguna untuk membuat daging empuk dan menambah rasa.

Proses marinate pada daging sebelum melakukan penghangatan atau pemanggangan dalam teknik barbekyu. Daging ini telah melalui proses marinasi selama lima hingga enam jam.Nicholas Ryan Aditya Proses marinate pada daging sebelum melakukan penghangatan atau pemanggangan dalam teknik barbekyu. Daging ini telah melalui proses marinasi selama lima hingga enam jam.

"Ini saja bisa lima sampai enam jam tadi saya marinated kan, nah kalau untuk brisket itu untuk marinasinya saja untuk barbeque saya kasih dua minggu. Jadi memang lama sekali proses barbeque itu," ujarnya.

Ia mencontohkan proses memasak smoke brisket (brisket asap). Usai dilakukan proses marinasi, proses berlanjut ke pengasapan atau smoke dengan rentang waktu 7 hingga 8 jam.

Proses smoke atau pengasapan ini adalah situasi daging dipanaskan secara tak langsung di sebuah ruangan. Kuncinya daging tidak boleh mengenai api, hanya boleh terkena panas asap.

Chef Deden dan Chef Moko sedang melakukan pemanggangan dalam teknik barbekyu di Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019).Nicholas Ryan Aditya Chef Deden dan Chef Moko sedang melakukan pemanggangan dalam teknik barbekyu di Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019).

"Nanti dia akan menjadi karamel gitu dagingnya, karamel itu adalah sisa panas yang merasuk ke daging. Makanya biasanya kelihatan ada warna coklat banget itu tuh bukan gosong, tetapi itu karamelisasi dari barbekyu saus yang dipake. Karena barbeque saus itu kan mengandung gula," jelas Chef Deden.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X