Itinerary Wisata Jalan Kaki di Sekitar Alun-alun Bandung, Alternatif Jika Macet

Kompas.com - 26/12/2019, 22:02 WIB
Ilustrasi Alun-alun Bandung. Dok. ShutterstockIlustrasi Alun-alun Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com – Alun-alun Bandung jadi salah satu ikon wisata Bandung. Selain terletak di pusat kota Bandung, Alun-alun juga punya banyak tempat di sekitarnya yang menarik untuk dikunjungi.

Kabar gembira, semua tempat wisata di sekitar Alun-alun  Bandung bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Jadi dapat menjadi alternatif jika macet saat berlibur di Bandung. 

Tempat wisata di sekitar Alun-alun Bandung teridiri dari tempat kuliner, museum, hingga wisata jalanan dengan patung-patung manusia yang ikonik.

Berikut ini rekomendasi itinerary wisata seharian di sekitar Alun-alun Bandung:

Baca juga: Itinerary Satu Hari Wisata Lembang, Cocok untuk Liburan Anak

1. Penginapan

Ada dua hotel besar dan ikonik di dekat Alun-alun Bandung yakni Hotel Savoy Homann dan Prama Grand Preanger. Kedua hotel ini terletak tak jauh dari Museum Asia Afrika.

Selain kedua hotel legendaris tersebut, ada juga hotel budget seperti Zodiak Hotel dan Golden Flower Hotel yang terletak di dekat Jalan Alkateri dan arah Sudirman Street Food.

Dari hotel-hotel tersebut, kamu bisa menjangkau berbagai tempat wisata dan kuliner di sekitar Alun-alun Bandung dengan berjalan kaki sekitar 5-10 menit saja.

Harga kamar dari tiap hotel berbeda-beda. Untuk hotel budget mulai dari Rp 300.000 per malam dan untuk hotel berbintang mulai dari Rp 900.000 per malam.

2. Warung Kopi Purnama

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Selamat Menikmati ! ???? #freetajil #bukapuasa #rotisrikaya #kopisusu #nikmat #warungkopipurnama #warungkopi #coffeeshop #kulinerbandung #legendaris

Sebuah kiriman dibagikan oleh Warung Kopi Purnama (@warungkopipurnama) pada 23 Mei 2018 jam 7:15 PDT

Warung Kopi Purnama jadi salah satu tempat sarapan yang menarik dikunjungi. Terletak di Jalan Alkateri, warung ini telah berdiri sejak tahun 1930. Warung kopi ini menyajikan kopi otentik yang punya rasa khas.

Selain terkenal dengan kopinya, warung ini juga khas dengan roti selai srikaya yang resepnya masih asli sejak awal warung ini dibuka.

Baca juga: 5 Spot Instagenic di Jalan Braga

 

Namun jika ke sini kamu perlu hati-hati, pasalnya warung ini juga menjual makanan non halal. Lebih baik bertanya dahulu apakah makanan yang ingin kamu pesan halal atau tidak.

Warung Kopi Purnama punya interior yang sangat berbeda. Memiliki konsep kuno, ruangan didominasi suasana kuno dengan meja marmer, dinding putih tulang, dan kursi kayu beraksen kuno. Foto-foto yang dipajang pun tempo dulu.

Selain bisa mencoba menu di Warung Kopi Purnama, kamu juga bisa mencoba makanan kaki lima yang dijajakan di sekitar warung tersebut. Ada bubur ayam nikmat yang wajib kamu coba. Warung Kopi Purnama buka setiap hari pukul 06.30 – 22.00 WIB.

 

3. Kopi Aroma

Jika ingin beli oleh-oleh Kopi Aroma bisa jadi pilihan. Kopi Aroma tak dijual di toko berbentuk kafe melainkan pabrik kopi langsung.

Di sana dijual berbagai macam varian kopi bubuk atau biji. Biji kopi di kopi Aroma ini masih diproses dengan proses tradisional dan organik.

Baca juga: Rekomendasi 10 Tempat Wisata Anak di Bandung

Kopi Aroma diproses dengan peralatan tradisional membuat rasa kopi Aroma begitu khas. Untuk bisa mendapatkannya, kamu bisa mengunjungi toko kopi Aroma di Jalan Banceuy Nomor 51, Bandung. Harga kopi sekitar Rp 20.000 – Rp 30.000 per seperempat kilogram.

4. Museum Konferensi Asia Afrika

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Halo, Sahabat Museum KAA! Tahukah kamu bahwa Konferensi Asia Afrika tahun 1955 juga tidak luput dari pemberitaan media Rusia (Uni Soviet, red) kala itu? Beberapa cuplikan pemberitaan di media Rusia tersebut bisa dilihat di salah satu panel Museum KAA. Dan hari ini, Selasa (16/12/19), cuplikan tersebut diterjemahkan langsung oleh peserta Familirization Trip (Famtrip) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow yang terdiri dari 4 orang jurnalis dari berbagai media terkemuka di Rusia, diantaranya dari kantor berita Interfax, TTG, Vestnik-ATOR, dan TASS. Cuplikan berita itu antara lain berisi tentang testimoni pelaksanaan KAA, tanggal dan tempat pelaksanaan serta hasil KAA 1955. Kunjungan Journalist Famtrip kali ini terselenggara atas kerja sama KBRI Moskow dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Selama di Kota Bandung, keempat jurnalis tersebut akan diperkenalkan dengan budaya dan kuliner Sunda serta berkunjung ke berbagai objek wisata. Salam museum di hatiku! #museumkonferensiasiaafrika #museumkaa #inidiplomasi ---------------------------------------------------------- Reservasi kunjungan Museum KAA dapat dilakukan melalui pos-el: reservasi.mkaa@kemlu.go.id ---------------------------------------------------------- - IG @AsiAfricaMuseum - Twitter @AsiAfricaMuseum - Facebook @AsiAfricaMuseum - Website: www.asianafricanmuseum.org / www.sahabatmkaa.com

Sebuah kiriman dibagikan oleh Museum Konferensi Asia Afrika (@asiafricamuseum) pada 17 Des 2019 jam 1:59 PST

Bergeser sedikit, ada Museum Konferensi Asia Afrika yang juga jadi ikon kota Bandung. Dari Alun-alun, kamu perlu berjalan menelusuri area pejalan kaki yang nyaman. Museum Konferensi Asia Afrika menyimpan berbagai koleksi sejarah soal Konferensi Asia Afrika yang digelar di Bandung pada 1955 lalu.

Museum ini buka Selasa – Kamis pukul 08.00 – 16.00 WIB, Jumat pukul 14.00 – 16.00 WIB, Sabtu – Minggu 09.00 -16.00 WIB. Tiket masuk museum ini gratis.

 

5. Berfoto bersama Patung Manusia

Keluar dari Museum Konferensi Asia Afrika, kamu akan disuguhi banyak sekali patung manusia.

Ada yang menjadi robot, super hero, hingga hantu-hantu menyeramkan. Kamu bisa mengajak mereka berfoto bersama dengan memberi uang seikhlasnya.

Selain itu, kamu juga bisa berfoto di beberapa ikon kawasan tersebut seperti Gedung Merdeka, terowongan yang terdapat kutipan legendaris di dindingnya, juga bola dunia yang menunjukan nama negara-negara partisipan Konferensi Asia Afrika.

Jika lapar, kamu bisa membeli makanan dan jajanan di sekitar Jalan Braga dan Jalan Ir. Soekarno.

Baca juga: Paket Hotel Tahun Baru 2020 di Bandung, Ini 9 Rekomendasinya

6. Alun-alun Bandung

Area Alun-alun Bandung jadi tempat yang cocok untuk bersantai. Lapangannya luas dengan rumput buatan yang jadi tempat nyaman untuk piknik bersama keluarga. Kamu bisa membawa bekal berupa makanan ringan dan minuman.

Di sana juga banyak penjual mainan untuk anak-anak. Jika ingin beribadah, Masjid Raya Bandung ada di sana. Masjidnya besar dan sejuk.

Jika berjalan sedikit ke arah Jalan Dalem Kaum, maka di sana ada pusat jajanan dan toko-toko berbagai jenis. Jalan Dalem Kaum sendiri sudah ditutup untuk kendaraan, jadi pejalan kaki bisa bebas berkeliaran di sana.

Ada juga tempat duduk nyaman, dan jika ingin mencari ruangan berpendingin bisa melipir ke King’s Shopping Center. Di sana ada bioskop, tempat makan, dan toko-toko pakaian.

Baca juga: 10 Oleh-oleh Kekinian Bandung yang Wajib Kamu Beli

7. Sudirman Street Food

Sore menjelang malam, kamu bisa mencari makan di area Sudirman Street Food dan Jalan Cibadak. Area ini berlokasi di belakang Alun-alun Bandung, kamu hanya perlu berjalan kaki melewati Jalan Dalem Kaum.

Di sana, terdapat banyak sekali warung kaki lima yang bisa kamu coba. Berbagai macam makanan pun tersedia. Mulai dari seafood, nasi goreng, soto bandung, martabak, pisang keju, baso tahu, dan masih banyak lagi.

Salah satu tempat yang wajib kamu coba bersama keluarga adalah Kobe Teppanyaki. Tempat makan yang menyajikan sajian chinese dan japanese food ini punya porsi yang besar dan harga yang murah. Cocok untuk sharing bersama banyak orang. Makanan adalannya ada steam boat hingga bento.

Namun kamu harus berhati-hati, pasalnya di sini banyak juga penjual makanan non halal. Kamu harus memperhatikan sajian menu yang mengandung babi dan kodok yang banyak ditemukan di sini. Jika tak yakin lebih baik bertanya dahulu sebelum memesan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X