[POPULER TRAVEL] Tren Traveling Tahun 2020 | Rekomendasi Restoran Barbeque All You Can Eat

Kompas.com - 27/12/2019, 06:45 WIB
Kumpulan daging dan bahan-bahan lainnya seperti paprika, dan cabai tengah dipanggang dengan cara barbekyu di Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019). Nicholas Ryan AdityaKumpulan daging dan bahan-bahan lainnya seperti paprika, dan cabai tengah dipanggang dengan cara barbekyu di Hotel Wyndham Casablanca Jakarta, Jumat (20/12/2019).

KOMPAS.com - Menjelang akhir tahun 2019, berita traveling dan rekomendasi tempat makan diminati. Selain itu, momentum gerhana matahari cincin pada 26 Desember 2019 kemarin juga disukai.

Berita traveling, misalnya, tentang itinerary seharian di Kota Batu, Jawa Timur. Lalu prediksi tren traveling tahun 2020 menurut riset yang dilakukan Booking.com.

Adapun tempat makan pilihan adalah tentang rekomendasi restoran barbeque all you can eat.  Sementara gerhana matahari cincin terkait cara aman melihat dan foto.

Untuk lebih lengkap, berikut berita terpopuler Travel Kompas.com pada 26 Desember 2019.

1.  Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019

Sejumlah anak-anak mengantre menggunakan kacamata khusus untuk melihat gerhana saat pengamatan peristiwa gerhana matahari cincin terlihat jelas di Lapangan Sepakbola Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Lampung, Senin (26/1/2009).KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Sejumlah anak-anak mengantre menggunakan kacamata khusus untuk melihat gerhana saat pengamatan peristiwa gerhana matahari cincin terlihat jelas di Lapangan Sepakbola Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung, Lampung, Senin (26/1/2009).
Gerhana Matahari Cincin (GMC) bisa diamati di beberapa wilayah tertentu di Indonesia pada 26 Desember 2019.

Beberapa wilayah di Sumatera dan Kalimantan bisa mengamati GMC, sementara wilayah lainnya seperti Jakarta dan Bandung bisa mengamati Gerhana Matahari Parsial (GMP).

 Ada beberapa acara pengamatan yang bisa kamu datangi di Jakarta dan Bandung. Acara-acara tersebut juga menyediakan alat-alat pengamatan secara gratis dan terbatas.

Sebab, dalam mengamati gerhana matahari tidak boleh langsung dengan mata telanjang karena intensitas cahaya matahari yang sangat kuat bisa merusak mata.

Baca selengkapnya di sini

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X