6 Oleh-oleh Legendaris Khas Solo yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Kompas.com - 27/12/2019, 07:50 WIB
Serabi Notosuman Ny. Lidia yang legendaris di Kota Solo. KOMPAS.com / Gabriella WijayaSerabi Notosuman Ny. Lidia yang legendaris di Kota Solo.


Surakarta, KOMPAS.com - Solo terkenal sebagai destinasi wisata kuliner populer. Kenikmatan dari makanan khas Solo kerap menyisakan kerinduan menyantap kuliner kota ini.

Baca juga: 10 Oleh-oleh Kekinian Bandung yang Wajib Kamu Beli

Jika sedang berkunjung ke Solo, kamu wajib memburu jajananya. Buah tangan khas Solo bisa menghadirkan cita rasa kuliner lokal di rumahmu.

Selain itu, kamu juga bisa memberikan buah tangan itu untuk para kerabat, keluarga dan saudara. Berikut enam oleh-oleh khas Solo yang populer untuk kamu bawa pulang:

1. Serabi Notosuman

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

[ SERABI NOTOSUMAN NY. LIDIA ] . Nah ini serabi notosuman Ny. Lidia yang tokonya warna hijau. Bisa dilihat perbedaaannya dengan postingan sebelumnya. Disini tokonya lebih ramai pengunjung (geser-geser fotonya). Oya serabi ini tanpa bahan pengawet, hanya bisa tahan 24jam setelah pembelian. . Serabi Notosuman Ny. Lidia : - santannya pakai santan kara. - serabinya ada 2 macam : original dan coklat. Taburan coklat lebih di tengah. - saat beli semua serabinya sudah digulung. - belinya satu dos isi 10 biji. - tokonya warna hijau. . Serabi Notosuman Ny. Lidia Jl. Moh. Yamin No. 28, Surakarta ? (0271) 651852, 634433 Buka jam 05.00-16.00/habis Harga : - 1 Dos (isi10) Serabi Putih IDR 26k - 1 Dos (isi 10) Serabi Coklat IDR 28k - 1 Dos (5ori+5coklat) Serabi Campur IDR 27k . #SerabiNotosumanNyLidia #SerabiNotosuman #SerabiSolo #Serabi #KhasSolo #R47NAsolo #R47NAculinary

Sebuah kiriman dibagikan oleh ???????????????????? ???????????????? • ???????????????????????????? ???????????????????????????????? (@r47natjan) pada 1 Agu 2019 jam 7:45 PDT


Makanan satu ini sudah ada sejak tahun 1920-an dan menjadi kuliner buruan wisatawan. Serabi Notosuman berbeda dengan serabi dari daerah daerah lain.

Serabi ini digulung, lalu dibungkus mengunakan daun pisang dan dihidangkan tanpa menggunakan kuah, sehingga bisa langsung dimakan.

Serabi Notosuman cenderung agak tebal, lembut, kenyal dan legit. Bagian pinggir dari serabi terasa sedikit renyah. Aroma gurih tercium kuat saat dihidangkan.

Serabi ini dibuat dari santan yang dicampur dengan sedikit tepung dan dipanggang di atas api.

Baca juga: Berburu Jajanan Manis di Solo, Kampung Halaman Jokowi

Serabi Notosuman sangat nikmat jika dimakan langsung setelah matang dan hangat. Sambil makan kamu juga bisa melihat secara langsung proses pembuatannya.

Jika ingin membawa pulang, lebih baik menunggu membelinya di hari terakhir kunjunganmu di Solo. Karena serabi hanya bisa bertahan dari 1 hingga 2 hari.

Serabi Notosuman memiliki dua varian rasa ada yang cokelat dengan meses coklat dan original tanpa tambahan apapun

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Jalan Jalan
Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Makan Makan
Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Makan Makan
Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Makan Makan
Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Jalan Jalan
Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Makan Makan
Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Makan Makan
Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Whats Hot
Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Makan Makan
Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Makan Makan
Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X