Kompas.com - 27/12/2019, 22:08 WIB
Ilustrasi Pendaki Gunung. ShutterstockIlustrasi Pendaki Gunung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim liburan Natal dan Tahun Baru telah tiba. Banyak orang yang memanfaatkan liburan dengan pergi berwisata, namun ada pula yang menguji adrenalin salah satunya dengan naik gunung.

Sebenarnya sah-sah saja semua orang mendaki gunung. Namun, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika baru pertama kali mendaki gunung.

Menurut Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Rahman Muklis mengatakan setiap pendaki gunung harus memenuhi dua kompetensi yaitu kompetensi fisik dan teknis sebelum mendaki.

"Fisik itu ya latihan, pokoknya harus dalam kondisi sehat bugar karena kita akan beraktivitas di alam. Lalu teknis ya itu belajarnya bisa ikut latihan diksar, ada pengetahuan, keterampilan termasuk penggunaan alat-alat," kata Rahman kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Pengen Naik Gunung? 3 Tips Supaya Dapat Izin Orangtua

Berikut beberapa tips persiapan naik gunung dari Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Jaga kesehatan untuk fisik yang sehat

Tips pertama yaitu menjaga kesehatan sebelum mendaki gunung. Rahman mengaku yang paling penting dipersiapkan ketika hendak mendaki gunung adalah soal kesehatan.

Ia mengatakan persiapan fisik tak hanya dibutuhkan ketika mendaki gunung saja melainkan setiap kegiatan outdoor atau langsung bersentuhan dengan alam.

"Semua basic wisata adventure kan karena kita jalan di alam, dasarnya kemampuan fisik kita harus dalam kondisi sehat dan bugar," ujarnya.

Cara-cara menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan berolahraga misalnya jogging setiap pagi dan sore jauh-jauh hari sebelum mendaki. Namun olahraga juga perlu diperhatikan agar dalam batas normal atau dalam kata lain semampunya saja.

Kemudian bisa juga dengan menjaga pola makan. Perbanyak minum air putih juga menurut Rahman diperlukan agar menjaga stabilitas cadangan air di tubuh kita sebelum fisik terkuras ketika mendaki gunung.

2. Mengerti teknis seperti menggunakan alat, pengetahuan dasar wilayah pendakian

Rahman mengatakan setiap pendaki gunung seharusnya mengetahui perihal penggunaan alat, pengetahuan dasar tentang wilayah gunung yang akan dituju.

"Kompetensi ini harus kita kuasai, ya caranya dengan belajar, berlatih, ikut pendidikan dasar atau dengan orang yang sudah pernah naik atau pemandu. Itu kita bisa dapatkan kemampuan teknis tersebut," katanya.

Baca juga: Bukan Ikut Tren, Ini Alasan Soe Hok Gie Gemar Naik Gunung

Perlu diketahui juga, penggunaan alat-alat di tempat-tempat outdoor berbeda, baik di gunung, tebing, dan goa.

Sejatinya, jika kita ingin mendaki gunung perlu menyiapkan alat-alat seperti tas carrier atau tas gunung, pakaian secukupnya, air mineral, alat masak, dan bahan makanan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.