Catatan Panduan Pendakian Gunung Bismo via Silandak Bagian 2

Kompas.com - 28/12/2019, 06:36 WIB
Pemandangan di Puncak Gunung Bismo (5/10/2019). KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPemandangan di Puncak Gunung Bismo (5/10/2019).

WONOSOBO, KOMPAS.com - Dari Pos IV, perjalanan menuju puncak Gunung Bismo adalah sekitar satu jam. Jalur pendakian bukan lagi di kawasan hutan, tetapi semak.

Meski menanjak, kondisi jalan tidak seseram Tanjakan Ginuk-ginuk menjelang Pos IV. Akan tetapi, pendaki harus melalui punggungan bukit yang terbuka dengan jurang di sisi kanan-kiri.

Baca juga: Catatan Panduan Pendakian Gunung Bismo via Silandak Bagian 1

Kondisi demikian membuat pendakian akan cukup membahayakan jika angin sedang berembus kencang. Pendaki bisa saja terempas embusan angin dan jatuh ke jurang.

Oleh karena itu, saat cuaca berangin atau badai pendaki dilarang untuk melanjutkan perjalanan sampai puncak Gunung Bismo karena membahayakan.

Namun saat cuaca cerah dan bagus, pemandangan indah seolah menjadi teman perjalanan yang mampu mengusir lelah seketika.

Jelajah puncak Gunung Bismo

Dari Puncak Hastinapura, perjalanan berlanjut ke arah utara melalui kawasan puncak punggungan Gunung Bismo yang memanjang. Meski cukup jauh, tidak ada tanjakan atau turunan terjal yang harus dilalui.

Kondisi jalur pendakian memang jelas. Akan tetapi, pendaki harus ekstra hati-hati karena jalan setapak yang tidak terlalu lebar, hanya sekitar satu meter.

Sementara itu, jurang yang dalam langsung menganga di samping jalur pendakian. Konsentrasi pun harus senantiasa dipertahankan.

Puncak Gunung Bismo yang memanjang.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Gunung Bismo yang memanjang.

Jangan sampai karena keindahan panorama yang tersaji membuat kedua mata tidak lagi memperhatikan jalan setapak.

Usai Puncak Hastinapura, pendaki akan melewati satu puncak sebelum akhirnya sampai di puncak Gunung Bismo sisi utara yang dekat dengan kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Whats Hot
Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Promo Diskon
Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X