7 Tips Mendaki Gunung Bismo via Silandak Saat Musim Hujan

Kompas.com - 28/12/2019, 11:05 WIB
Gunung Bismo dilihat dari Gunung Sindoro. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Bismo dilihat dari Gunung Sindoro.

“Itu (jas hujan) akan kami cek sebelum pendaki naik. Kalau mereka enggak bawa ya terpaksa enggak boleh lanjut naik,” kata Subekhi.

Ia melanjutkan, jas hujan memang menjadi barang bawaan yang penting untuk mengantisipasi seandainya hujan tiba-tiba turun di tengah perjalanan.

2. Bungkus barang bawaan dengan plastik

Subekhi juga mengimbau para pendaki untuk membungkus barang bawaan, terutama baju ganti dengan plastik.

“Pendaki harus melakukan packing basah. Jadi, semua perlengkapan pendakian itu dibungkus plastik semua.

Tujuannya, imbuh dia, agar barang bawaan tidak basah saat hujan turun. Pendaki pun bisa mengganti pakaian dengan yang kering saat berkemah agar tubuh tetap hangat.

3. Matikan smartphone saat cuaca buruk

Satu hal yang menggembirakan bagi pendaki adalah, sinyal seluler beberapa provider masih tetap ada sampai kawasan puncak.

Meski demikian, hal itu bisa menjadi sesuatu yang membahayakan diri para pendaki Gunung Bismo saat cuaca buruk.

“Kalau pendaki masih menyalakan alat komunikasinya di puncak pas cuaca buruk, rawan tersambar petir,” ujar Subekhi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X