Seperti di Drama Korea, Tips Makan Barbeque Dibungkus Daun ala Ssam

Kompas.com - 30/12/2019, 13:12 WIB
Cara makan barbeque ala Ssam Korea merupakan cara makan yang unik di Korea. Caranya dengan menggunakan daun yang ditaruh daging, sayuran, dan saus sesuai selera, lalu dimasukkan ke dalam mulut. Nicholas Ryan AdityaCara makan barbeque ala Ssam Korea merupakan cara makan yang unik di Korea. Caranya dengan menggunakan daun yang ditaruh daging, sayuran, dan saus sesuai selera, lalu dimasukkan ke dalam mulut.


JAKARTA, KOMPAS.com - Korea terkenal dengan hidangan barbeque yang mendunia termasuk Indonesia.

Biasanya, orang menyantap barbeque Korea dengan cara menggunakan sumpit dan ditemani semangkuk piring.

Namun jika kamu perhatikan di drama Korea, orang Korea punya kebiasaan unik menyantap daging barbeque yaitu Ssam.

Menurut Executive Director Restoran Korea Chung Gi Wa, Kwang Won Lee yang kerap disapa dengan Kevin, Ssam merupakan cara makan yang biasa digunakan orang Korea ketika menyantap daging barbeque.

"Biasanya, selain pakai sumpit, kami langsung menyantapnya pakai daun. Seperti ini, ambil dulu daun yang diinginkan. Kalau saya suka daun wijen atau daun perilla," kata Kevin sembari mempraktekkannya di hadapan Kompas.com di Restoran Chung Gi Wa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Barbeque Korea Ternyata Sudah Ada Sejak 800 Tahun Lalu

"Lalu tinggal taruh saja daging beserta sayuran lainnya ke dalam daun, bungkus dan langsung makan saja semuanya," lanjutnya.

Cara makan ini adalah dengan membungkus daging terlebih dulu. Teknik tersebut dikenal dengan nama Ssam.

Biasanya Ssam berisi daging panggang dan kombinasi ssamjang yang pedas atau bisa juga kimchi. Bahan-bahan lain yang bisa ditambahkan yaitu bawang mentah, cabai hijau, dan nasi.

"Daunnya itu biasa dipakai daun sawi, daun wijen atau perilla, daun bawang, selada, sawi merah, dan sayur chard," ujar Kevin.

Cara ini dikenal lebih praktis dan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam melakukannya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

10 Camilan ala Disney Park Gampang Dibuat di Rumah, Pernah Bikin yang Mana?

Makan Makan
Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X