Kompas.com - 31/12/2019, 22:44 WIB
Korean Barbeque di Restoran Korea Chung Gi Wa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nicholas Ryan AdityaKorean Barbeque di Restoran Korea Chung Gi Wa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


JAKARTA, KOMPAS.com - Korean Barbeque yang dalam Bahasa Korea dikenal dengan Guueomeukja, begitu populer di dunia termasuk Indonesia.

Berbeda dengan negara lainnya yang terkenal juga akan barbeque, barbeque Korea menggunakan 40 hingga 50 jenis potongan daging.

Hal ini dikatakan Executive Director Restoran Korea Chung Gi Wa, Kwang Won Lee yang akrab disapa Kevin, saat ditemui Kompas.com pada Jumat (27/12/2019).

Baca juga: Barbeque Korea Ternyata Sudah Ada Sejak 800 Tahun Lalu

"Kalau US (Amerika Serikat) kan setahu saya itu biasanya 20 macam (potongan) satu sapi, tapi kalau Korea lebih banyak, hampir 40 sampai 50 macam dari sapi saja. Contoh kalau US itu tenderloin atau sirloin-nya satu, tapi kalau Korea itu dibagi lagi," kata Kwang Won Lee kepada Kompas.com.

Selain itu, restoran Korea Barbeque yang berada di Korea Selatan berbeda dengan di Indonesia. Menurut Kevin, jenis daging barbeque yang disediakan di Korea Selatan lebih banyak dibandingkan Indonesia.

Executive Director Restoran Korea Chung Gi Wa, Kwang Won Lee tengah menjelaskan seputar Korean Barbeque saat ditemui Kompas.com, Jumat (27/12/2019).Nicholas Ryan Aditya Executive Director Restoran Korea Chung Gi Wa, Kwang Won Lee tengah menjelaskan seputar Korean Barbeque saat ditemui Kompas.com, Jumat (27/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini karena restoran barbeque di Korea hanya menyediakan menu barbeque saja. Berbeda dengan restoran barbeque di Indonesia yang menyediakan beragam menu khas Korea lainnya juga.

"Maka dari itu kalau di sini karena daging yang kita bawa sedikit, kita pilih yang paling terkenal, paling favorit di Korea. Misalnya, tadi saya menyiapkan sapi dua macam. Ini yang paling favorit, bagian punggung dan iga," ujarnya.

Baca juga: Seperti di Drama Korea, Tips Makan Barbeque Dibungkus Daun ala Ssam

Kevin juga mengatakan daging barbeque Korea biasanya terbagi dua jenis yaitu berbumbu dan tidak berbumbu. Daging yang dibumbui akan terasa lebih manis dan pedas. Hal ini karena orang Korea menyukai kedua rasa tersebut.

"(Orang) Korea juga suka rasa manis dan pedas. Jadi yang rasa-rasa seperti ini itu Korea juga sering makan," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.