Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wajib Coba, Cara Rahasia Bos Yoshinoya Makan Beef Bowl

Kompas.com - 02/01/2020, 07:40 WIB
Syifa Nuri Khairunnisa,
Kahfi Dirga Cahya

Tim Redaksi

Sumber

JAKARTA, KOMPAS.com – Di banyak restoran Jepang di dunia, kamu bisa dengan mudah menemukan beragam jenis kreasi beef bowl.

Namun sebenarnya, beef bowl atau gyudon dalam bahasa Jepang yang asli dibuat dengan sangat sederhana.

Di Jepang, gyudon umumnya berisikan irisan daging rebus yang disajikan bersama potongan bawang bombai dan ditata di atas nasi dalam mangkok.

Rasa yang murni seperti itu jadi salah satu hal yang membuat penggemar tidak bisa berhenti memakannya. Namun, ada beberapa cara makan gyudon yang dilakukan oleh para penggemar garis keras.

Baca juga: Dory Fish Caulibiac, Pastry Isi Ikan Versi Lain Beef Wellington

Dilansir dari SoraNews24, mereka menghubungi Yoshinoya, salah satu restoran gyudon yang punya banyak cabang di dunia apa mereka punya rekomendasi terkait cara makan gyudon.

"Ini cara presiden perusahaan kami sekarang, Yasutaka Kawamura, memakan beef bowl-nya," jelas departemen Humas Yoshinoya dalam sebuah email yang dikirimkan ke redaksi SoraNews24.

Berikut ini yang harus kamu persiapkan dan lakukan untuk mencoba cara bos Yoshinoya menyantap beef bowl.

Beberapa bahan yang harus disiapkan untuk membuat gyudon ala bos Yoshinoya                                                                                                                                                            SoraNews24 Beberapa bahan yang harus disiapkan untuk membuat gyudon ala bos Yoshinoya

Satu gyudon, satu telur, satu oshinko atau acar sayuran, satu mangkok sup miso. Kamu bisa menyebutkan dua kalimat dalam bahasa Jepang ini ketika memesan beef bowl seperti ini di Yoshinoya Jepang:

"Gyudon ha tsuyunuki de onegai shimasu" (Tolong buatkan saya gyudon bergaya tsuyunuki)
"Tamago no separeetaa wo onegai shimasu" (Tolong bawakan saya pemisah telur).

Baca juga: Hotel Kapsul di Jepang Tawarkan Kucing Jadi Teman Tidur

Sekadar informasi, gyudon bergaya tsuyunuki artinya adalah gyudon tanpa kuah yang berarti bumbu yang lebih ringan pada dagingnya.

Namun tak perlu khawatir, dari rekomendasi bos Yoshinoya ini, cara racikan yang dilakukan akan memberikan beberapa rasa tambahan yang nikmat.

Langkah pertama, gunakan pemisah telur untuk memisahkan kuning telur dari putih telur. Kedua, letakkan kuning telur di atas daging yang sudah ditata di atas nasi.

Kuning telur yang diletakkan di atas irisan dagingSoraNews24 Kuning telur yang diletakkan di atas irisan daging

Langkah ketiga, dengan menggunakan sumpit, pecahkan kuning telur lalu campur merata dengan daging. Keempat, letakkan sayuran di atas campuran daging dan kuning telur.

Langkah kelima, tambahkan chichimi chilli powder ke atasnya. Chilli powderini bisa kamu temukan di setiap meja di Yoshinoya. Keenam, tuang sisa putih telur ke dalam sup miso lalu campur rata.

Menuangkan bubuk cabai ke atas campuran nasi, daging, kuning telur, dan acar sayuranSoraNews24 Menuangkan bubuk cabai ke atas campuran nasi, daging, kuning telur, dan acar sayuran
Setelah selesai semua, kamu sudah siap untuk mencoba gyudon ala bos Yoshinoya. Dalam suapan pertama, tekstur renyah dari acar sayuran bisa kamu rasakan.

Kemudian muncul rasa lembut dan lembap campuran daging dan telur. Terakhir, adalah kenyalnya nasi putih.

Jika dibandingkan dengan jenis acar-acar yang lain, oshinko punya rasa yang tidak terlalu asam. Rasa oshinko yang tak terlalu kuat bersatu dengan baik dengan rasa nasi juga kekayaan daging yang dicampur dengan kuning telur.

Baca juga: Bingung Pilih Teriyaki atau Yakiniku? Ini Bedanya...

Selain dengan gaya tsuyunuki, kamu juga bisa mencoba gyudon ala bos Yoshinoya ini dengan daya non-tsunuyuki lainnya. Kamu hanya perlu bilang: Gyudon ha tsuyunuki de onegai shimasu.

Selain itu, kamu juga bisa mencoba memberikan rasa tambahan berupa sedikit acar jahe yang juga bisa kamu temukan dengan mudah di Yoshinoya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com