Berhasil Menangkap Ular Sanca? Serahkan ke Kebun Binatang Ragunan

Kompas.com - 03/01/2020, 19:10 WIB
Ular sanca sepanjang tiga meter dengan berat empat kilogram ditemukan petugas UPK Badan Air Jakarta Barat di Bantaran Kali Pasanggraha, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (5/3/2019). Dokumentasi UPK Badan Air DKI JakartaUlar sanca sepanjang tiga meter dengan berat empat kilogram ditemukan petugas UPK Badan Air Jakarta Barat di Bantaran Kali Pasanggraha, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (5/3/2019).

KOMPAS.com Ular sanca yang beberapa waktu belakangan ini ditangkap oleh warga di beberapa wilayah seperti Surabaya, Depok, Jakarta, dan Bekasi bisa diserahkan ke Taman Margasatwa Ragunan atau kerap dikenal sebagai Kebun Binatang Ragunan.

Seperti diungkapkan Kepala Satuan Pelaksana Kesejahteraan Satwa Kebun Binatang Ragunan Hermansyah Nugraha, ular sanca yang diserahkan tidak langsung masuk ke area penangkaran ular.

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan 5 Hal Ini Jika Bertemu Ular Saat Naik Gunung

Terdapat beberapa prosedur yang harus dilakukan sebelum ular diserahkan ke pihak Kebun Binatang Ragunan.

Pihak Kebun Binatang Ragunan akan membuat laporan terlebih dahulu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

“Merawat ular itu butuh kandang dan makanan. Jika di Ragunan sudah penuh, kami tidak bisa asal masukkan (ular tangkapan warga) nanti," kata Hermansyah saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (2/1/2019).

"Takut (ular) menjadi kebanyakan (dalam satu penangkaran), nanti ular menjadi tidak sejahtera,” tambahnya.

Mengenai ular sanca yang dapat diserahkan ke Taman Margasatwa Ragunan, Hermansyah mengatakan bahwa secara aturan ular yang termasuk ke kategori satwa dilindungi harus diserahkan ke BKSDA.

Sementara itu, untuk ular yang tidak dilindungi menjadi tanggung jawab Dinas Kehutanan. Meski begitu, baik ular yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi, keduanya sama-sama melalui tahapan proses laporan yang ditujukan kepada BKSDA.

Kebun binatang hanya tinggal menunggu keputusan terakhir apakah ular akan ditaruh di penangkaran atau ditempatkan di lembaga konservasi lain yang menangani reptil.

“Dari BKSDA itu nanti bisa memutuskan apakah hewan akan dititipkan ke lembaga konservasi Ragunan, atau di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tegal Alur,” kata Hermansyah.

Ular sanca yang dilindungi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X