5 Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib dibeli, dari Lumpia hingga Mochi

Kompas.com - 04/01/2020, 13:12 WIB
Lumpia goreng Taste of AsianLumpia goreng

KOMPAS.com - Semarang kerap kali masuk dalam daftar tempat yang harus dikunjugi. Selain karena status ibu kota Jawa Tengah, daya tarik Semarang adalah kuliner yang menggoda.

Kelezatan kulinernya pun tak pernah mengecewakan. Tak jarang, para wisatawan ketagihan yang akhirnya membeli lagi untuk dibawa pulang, sekaligus berbagi dengan sanak keluarga di rumah.

Kompas.com merangkum sejumlah oleh-oleh kuliner yang wajib dibawa pulang saat berkunjung ke Semarang.

1. Lumpia

Lumpia Semarang Kompascom/Nazar Nurdin Lumpia Semarang
Lumpia identik dengan rebung, ditambah dengan campuran daging cincang ayam atau udang yang dibalut oleh kulit lumpia. Makanan ini terasa sangat nikmat dan lezat.

Tak salah jika lumpia dijadikan salah satu oleh-oleh khas Semarang.

Baca juga: Ratusan Turis Kapal Pesiar Cicipi Lumpia, Ini Komentarnya...

Kamu bisa menemukan makanan ini dengan mudah seperti di pusat toko oleh-oleh, toko pinggir jalan dan lain-lain.

Namun, jika ingin membelinya langsung dari pembuat asli resep lumpia, datanglah ke Gang Lombok yang berada di kawasan Pecinan Semarang.

2. Tahu Bakso Bu Pudji

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tahubaxo Ibu Pudji (@tahubaxo_ibupudji) on Dec 31, 2019 at 10:12pm PST

Tahu bakso adalah salah satu jajanan yang tak kalah sohor dengan lumpia di Semarang. Makanan ini dibuat dengan bahan dasar tahu yang diberi adonan bakso di tengahnya.

Oleh-oleh khas Semarang ini mulai dikenalkan sejak belasan puluhan tahun silam. Ada dua jenis tahu bakso yang bisa kamu pilih: tahu bakso goreng dan tahu bakso rebus.

Baca juga: Sate Kempleng hingga Tahu Bakso, Kuliner Khas di Rest Area Semarang

Dua-duanya sama enaknya. Apalagi ditambah dengan cabe rawit yang dapat dijadikan pelengkap saat menyantap makanan ini.

Tahu bakso yang terkenal di Semarang adalah Tahu Bakso Ibu Pudji. Alamatnya berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 156 Langensari, Ungaran.

Tahu bakso ini dijual dalam kemasan kotak dengan isi 10 biji. Untuk tahu bakso goreng dibanderol Rp 22.000 per kotak, sedangkan tahu bakso rebus seharga Rp 20.000 per kotak.

3. Kue Mochi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Lumpia Semarang & Bibit Lele (@vansis.kitchen) on Dec 18, 2019 at 8:22pm PST

Jika mendengar kata mochi, pasti identik dengan kenyal-kenyal di lidah. Semarang juga menyediakan jajanan yang satu ini, dan tebilang populer di kalangan wisatawan.

Mochi khas Semarang terbuat dari tepung ketan dengan bagian dalamnya diisi kacang cincang dan gula, serta dibalut wijen di luar.

Kue mochi ini bisanya di jual dengan harga mulai dari Rp 30.000 per kotak dengan jumlah 10.

4. Bandeng Presto

Salah satu oleh-oleh ikan bandeng yang terkenal di Semarang adalah Bandeng Juwana. Ada beberapa versi olahan bandeng yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh, mulai dari bandeng asap, duri lunak maupun otak-otak.

Bandeng Juwana terletak di Jalan Pandanaran 57 dan Jalan Pamularsih 70. Olahan ikan bandeng dijual berdasarkan ukurannya.

Baca juga: Mempelajari Berbagai Macam Olahan Ikan Bandeng untuk Dijual

Untuk ikan bandeng yang berukuran kecil, per kemasan bisa berisi sekitar 5-6 ekor dijual dengan harga Rp 64.000 per kg. Ukuran sedang berisi 4 ekor dijual Rp. 67.500 per kg.

Sedangkan ukuran besar yang berisi 3 ekor dibandrol dengan harga Rp 71.000 per kg. Olahan bandeng ini sangat cocok sebagai oleh-oleh khas Semarang bagi keluarga di rumah.

5. Wingko Babat

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Wingko Babad cap Kereta Api (@wingkobabadkeretaapi) on May 8, 2018 at 9:27pm PDT

Wingko babat adalah salah satu jenis jajanan yang terbuat dari tepung ketan dengan campuran kelapa muda yang diparut, garam dan gula. Rasanya yang manis, gurih dan legit.

Rasanya pun sangat nikmat, apalagi dipadukan dengan kopi dan teh hangat.

Untuk mendapatkan wingko babat, kamu bisa datang ke Jalan Cendrawasih 14, Semarang. Di sana terdapat salah satu penjual wingko babat terkenal, Wingko Babat Cap Kereta Api.

Ada berbagai varian rasa wingko babat, mulai dari coklat, durian dan pisang. Karena semua bahan bersifat alami, wingko babat hanya dapat bertahan selama 3 hari pada suhu ruangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Imbas Virus Corona, Singapura Perkirakan Penurunan 20 Ribu Wisatawan di Entry Point

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

[POPULER TRAVEL] Promo JAL Travel Fair | Mi Instan Korea Paling Enak

Whats Hot
Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Wisata Misteri ke Pulau Poveglia yang Diasingkan, Terdapat Kuburan Masal

Jalan Jalan
Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Ubud Food Festival 2020 Hadirkan Lebih dari 90 Pembicara, Ada Juri MasterChef Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X