Kompas.com - 04/01/2020, 19:06 WIB
Sejumlah wisatawan mengamati gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019). Pengelola kebun binatang tersebut memprediksi jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran 2019 mencapai 50.000-70.000 wisatawan setiap hari. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASejumlah wisatawan mengamati gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019). Pengelola kebun binatang tersebut memprediksi jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran 2019 mencapai 50.000-70.000 wisatawan setiap hari.

KOMPAS.com Taman Margasatwa Ragunan beroperasi dengan jam buka dan tutup yang normal sepanjang musim hujan ini. Meski begitu, pengunjung tetap diimbau untuk mempersiapkan diri saat berkunjung ke sana.

Baca juga: Orangtua, Jangan Sibuk dengan Gadget Saat di Kebun Binatang Ragunan!

Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, mengatakan walaupun pengunjung datang ke kebun binatang saat cuaca cerah akan tetapi mereka harus tetap siap menghadapi hujan.

“Karena situasi belakangan ini sering terjadi hujan, kita mengimbau para pengunjung untuk harap menyediakan payung atau mantel hujan. Itu yang perlu dibawa dan dipersiapkan,” kata Ketut saat dihubungi Kompas.com, Jumat, (3/1/2020).

Meski sudah mendapat imbauan, tetapi terkadang ada pengunjung yang lupa atau tidak membawa perlengkapan hujan karena cuaca terlihat cerah.

Walau begitu, pengunjung tidak perlu khawatir sebab di sepanjang jalan di dalam Taman Margasatwa Ragunan terdapat banyak kanopi yang bisa digunakan sebagai tempat berteduh.

Namun jika terjadi hujan lebat pada sore hari saat kebun binatang sudah mau tutup, maka pihak kebun binatang akan melakukan evakuasi di setiap titik obyek wisata untuk mencari apakah masih terdapat pengunjung yang terjebak hujan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita lakukan evakuasi dengan membantu pengunjung dan mengarahkan mereka ke pintu keluar. Kita menggunakan dua unit bis, mobil operasional keamanan, ditambah mobil-mobil dinas kantor. Kita kerahkan itu semua demi membantu mengevakuasi pengunjung dan membawa mereka ke pintu keluar,” kata Ketut.

Baca juga: Tips Wisata Aman di Kebun Binatang Ragunan, Hati-hati dengan Copet

Sejauh ini, Taman Margasatwa Ragunan tercatat memiliki sekitar 26.000 pengunjung pada pukul 16:00 WIB pada Kamis (2/1/2020) lalu.

Sementara pada hari Rabu (1/1/2020), saat terjadi banjir yang melanda beberapa wilayah Jabodetabek, kebun binatang tersebut tercatat memiliki kurang lebih 25.000 pengunjung.

Ketut menuturkan bahwa angka tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan data pengunjung pada 1 Januari 2018 yang mencapai angka 150 ribu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Batu akan Beri Insentif Kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Pemkot Batu akan Beri Insentif Kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Travel Update
Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Travel Update
Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

Travel Update
Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Travel Update
Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Travel Update
Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Travel Update
5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X