Jangan Lakukan Ini Saat Melihat Bunga Bangkai di Kebun Raya Bogor

Kompas.com - 06/01/2020, 22:02 WIB
Salah satu koleksi langka bunga bangkai jenis Amorphopalus gigas tengah mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Senin (7/10/2019). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSalah satu koleksi langka bunga bangkai jenis Amorphopalus gigas tengah mekar sempurna di Kebun Raya Bogor, Senin (7/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com Bunga bangkai (Amorphophallus titanium) dikabarkan mekar dengan sempurna pada Jumat (3/1/2020) di Kebun Raya Bogor. Bunga yang banyak ditemukan di hutan Sumatera tersebut memiliki tinggi hingga 1,94 meter.

Bunga bangkai merupakan tumbuhan yang sedang terancam karena banyaknya aktivitas pengambilan ilegal di hutan dan perusakan habitat asli.

Oleh karena itu jika kamu ingin melihat bunga bangkai di Kebun Raya Bogor, ada beberapa hal yang harus ditaati pengunjung. 

“Pengunjung memang memiliki akses untuk melihat bunga bangkai tetapi diharapkan untuk melihatnya dari bawah saja, tidak mendaki sedikit dan mendekati bunga,” kata Plt. Ka. Subbagian Tata Usaha Kebun Raya Bogor Dedy Pujayadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/1/2020).

Dedy mengatakan imbauan tersebut diberlakukan agar pengunjung tidak menyentuh bunga bangkai dan menarik kelopak bunga bangkai.

Baca juga: 3 Kebun Raya Tertua di Dunia, Sudah Pernah Tahu Belum?

Menurut Dedy, menyentuh dan menarik kelopak bunga bangkai dapat menyebabkan tumbuhan yang sedang terancam tersebut menjadi rusak. Tidak hanya itu, hal tersebut juga dapat menghambat penelitian yang dilakukan terhadap bunga bangkai.

Maka dari itu saat bunga terlihat akan mekar selama masa obsevasi, pihak Kebun Raya Bogor segera memasang pagar pelindung. 

Hal ini ditujukan sebagai antisipasi agar proses mekar bunga bangkai tidak terganggu dengan kunjungan masyarakat. 

Tidak hanya itu, Dedy juga mengatakan bahwa Kebun Raya Bogor sempat memberhentikan pengunjung yang datang untuk melihat proses mekar bunga bangkai dan hanya memperbolehkan akses kepada para peneliti saja.

Maklum, bunga bangkai hanya mekar satu kali selama empat tahun sehingga bunga ini sangat dijaga untuk keperluan penelitian.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X